OJK Sebut Kenaikan Penjualan Mobil Turut Dongkrak Pembiayaan Kendaraan di Multifinance
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, peningkatan penjualan mobil pada awal 2026 turut berdampak positif terhadap kinerja pembiayaan kendaraan bermotor yang disalurkan industri multifinance.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil pada April 2026 meningkat 55% secara year on year (yoy) menjadi 80.776 unit. Sementara itu, secara kumulatif periode Januari-April 2026, penjualan mobil naik 12,5% (yoy).
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, peningkatan penjualan kendaraan tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan pembiayaan kendaraan di sektor multifinance.
“Peningkatan penjualan kendaraan turut berdampak positif terhadap kinerja pembiayaan kendaraan oleh industri multifinance,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, dikutip Rabu (17/6/2026).
Baca Juga
OJK Beberkan Dampak Kenaikan BI Rate Bagi Multifinance, Industri Diminta Perkuat Mitigasi Risiko
Agusman menjelaskan, hingga April 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor roda empat dan mobil pengangkutan oleh multifinance tercatat Rp 290,97 triliun, atau meningkat 1,67% (yoy).
“Atau 53,47% dari total penyaluran pembiayaan,” katanya.
Baca Juga
3 Sektor Ini Jadi Penopang Utama Penyaluran Pembiayaan Multifinance
Menurut Agusman, meningkatnya penjualan mobil didorong oleh kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang masih cukup tinggi. Meski begitu, ia menilai pertumbuhan tersebut masih memerlukan penguatan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
