Industri Asuransi Punya Peluang Besar di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, inevstortrust.id - Ketidakpastian ekonomi global dan domestik saat ini memang menjadi tantangan bagi industri asuransi dalam jangka pendek. Namun, di balik itu, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan perusahaan asuransi untuk memperkuat kinerja dalam jangka menengah hingga panjang.
Departemen Head Macroeconomics Research and Publication BNI Immanuel Reinaldo mengungkapkan, dampak ketidakpastian ekonomi perlu dilihat berdasarkan rentang waktunya. Dalam jangka pendek, kondisi ini berpotensi memberikan tekanan terhadap kinerja dan neraca keuangan perusahaan asuransi.
“Kalau misalkan dalam jangka pendek, ini pasti tentu akan menjadi ancaman, akan challenging. Tentu akan istilahnya pasti mengubah balance sheet dari perusahaan,” ujarnya, dalam iLearn Thematic Webinar bertajuk Risk Intelligence and Sovereignty: Building Resilient Financial Ecosystems in an Uncertain World, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga
Ketidakpastian Ekonomi Meningkat, Industri Asuransi Perlu Perkuat Likuiditas dan Teknologi
Meski begitu, Immanuel menilai kondisi tersebut justru dapat menjadi peluang dalam jangka menengah dan panjang, terutama dari sisi pengelolaan investasi. Meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi di tengah ketidakpastian pasar membuka kesempatan bagi investor institusi, termasuk perusahaan asuransi dan dana pensiun untuk memperoleh instrumen investasi dengan potensi imbal hasil yang lebih menarik.
“Dalam ilmu investasi, pasti kita setiap krisis atau setiap resesi atau ekonomi lagi down itu adalah kesempatan untuk kita bisa buy asset yang istilahnya yang bisa memberikan return yang lebih tinggi. Kalau misalkan tentu kalau kami lagi diskusi dengan dana pensiun, asuransi, mereka itu sangat menantikan yield obligasi itu bisa berada di atas 7%, karena rata-rata itu terutama dana pensiun itu mereka baru mau ambil obligasi kalau yield-nya sudah di atas 7%, which is itu yang sedang terjadi saat ini,” katanya.
Obligasi, lanjut Immanuel, tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif aman sehingga dapat menjadi pilihan bagi perusahaan asuransi dalam mengoptimalkan portofolio investasinya di tengah kondisi pasar yang bergejolak. Selain peluang investasi, ia menilai ketidakpastian ekonomi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi.
Baca Juga
Menurutnya, selama pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya memiliki perlindungan risiko, khususnya melalui asuransi kesehatan. Pola yang berpotensi kembali terjadi ketika perekonomian menghadapi tekanan.
“Ketika istilahnya ekonominya sedang melemah seperti saat ini, kayaknya kita sebenarnya butuh produk asuransi. Contohnya, kalau misalkan ada yang gagal bayar atau ada ketidakpastian ekonomi lainnya yang bisa di-cover oleh produk asuransi,” ucap Immanuel.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya perusahaan asuransi melakukan diversifikasi portofolio secara optimal agar mampu bertahan menghadapi tekanan jangka pendek sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul dalam jangka menengah dan panjang.

