Fokus Jaga Kualitas Portofolio di 2025, Globalindo (GMF) Realisasikan Pembiayaan Rp 827,38 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Globalindo Multi Finance (GMF), anak usaha Xendit Pte Ltd, meluncurkan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penerapan keuangan berkelanjutan. Dalam laporan keuangan terungkap total pembiayaan yang disalurkan tahun lalu mencapai Rp 827,38 miliar atau 83,57% dari target Rp 990 miliar.
Direktur Utama GMF Susanti Haryanto Theodore menyatakan tahun 2025 menjadi periode yang menuntut kehati-hatian lebih tinggi dalam menjaga kualitas portofolio dan ketahanan perusahaan. “Tahun 2025 menuntut kami untuk lebih cermat. Fokus kami adalah menjaga kualitas portofolio dan ketahanan perusahaan sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Sepanjang 2025, GMF menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 827,38 miliar atau 83,57% dari target Rp 990 miliar. Realisasi ini mencerminkan respons manajemen yang disiplin terhadap kondisi makroekonomi global yang penuh ketidakpastian. Pendapatan usaha tercatat Rp 29,78 miliar dengan total aset Rp 222,34 miliar dan ekuitas Rp 209,07 miliar (sebelum audit KAP).
Baca Juga
138,81% dari Target, Pembiayaan Globalindo Multi Finance Capai Rp 1,59 Triliun
Dari sisi bisnis, GMF tetap fokus pada pembiayaan produktif, khususnya pembiayaan modal kerja melalui skema anjak piutang dengan jaminan (with recourse), serta pembiayaan investasi termasuk pembelian dengan pembayaran angsuran sesuai POJK No. 35 Tahun 2025.
Manajemen juga membatasi ekspansi pada produk finance lease, sales and leaseback, serta skema pembiayaan baru, dengan mengutamakan debitur eksisting berkualitas berdasarkan rekam jejak SLIK dan histori pembayaran.
Dalam implementasi keuangan berkelanjutan, GMF menjalankan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2025 yang mencakup tiga aspek utama. Dari sisi ekonomi, perusahaan menyalurkan pembiayaan produktif yang prudent dan inklusif untuk mendukung UMKM skala menengah.
Ketiga aspek tersebut terdiri atas, yaitu aspek sosial, GMF menjalankan program literasi dan inklusi keuangan. Aspek lingkungan, perusahaan menerapkan budaya paperless, efisiensi penggunaan listrik dan air, sistem kerja hybrid, serta pemanfaatan video conference untuk menekan emisi kendaraan. Dari sisi ketenagakerjaan, GMF memiliki 26 karyawan per 31 Desember 2025.
Baca Juga
OJK Dorong Penguatan Data dan SDM untuk Tingkatkan Kualitas Pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro
Komisaris dan direksi perseroan juga menjalankan pengawasan aktif terhadap seluruh program keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan Customer Due Diligence (CDD) sesuai pedoman APU-PPT-PPPSPM untuk mitigasi risiko kredit.
Ke depan, GMF menargetkan perluasan akses pembiayaan produktif bagi UMKM menengah dan kecil, pengembangan produk berbasis teknologi digital, serta penguatan sinergi dengan mitra strategis seperti perusahaan asuransi dan lembaga keuangan berbasis teknologi.
Sebagai informasi, PT Globalindo Multi Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang berdiri sejak 1995, berizin dan diawasi OJK, serta terdaftar sebagai anggota APPI, RAPINDO, dan LAPS SJK dengan fokus pada pembiayaan produktif segmen UMKM.

