200 Emiten Diadu Skor Tata Kelola pada Ajang Ini, Siapa Jawaranya?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) menyelenggarakan The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award dengan tema “Building Resilience through Good Governance: Thriving in Turbulent Times”. Ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan yang menerapkan praktik good corporate governance (GCG).
Penilaian dilakukan terhadap 200 perusahaan yang terdiri atas 100 perusahaan berkapitalisasi pasar besar (big cap) dan 100 perusahaan menengah (mid cap) di Bursa Efek Indonesia (BEI), menggunakan metode penilaian ASEAN CG Scorecard 2023 dengan dukungan lima asesor.
Kepala Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nailin Nimah menyampaikan, pihaknya mendukung penerapan GCG melalui penerbitan regulasi. Regulasi tersebut, di antaranya mewajibkan penyampaian laporan tahunan dan sustainability report.
Baca Juga
'ESG Goals' Tercapai, Pertamina Group Borong Penghargaan ESG Index Awards 2025
“Itu demi mewujudkan cita-cita bersama untuk mewujudkan sektor jasa keuangan yang teratur, wajar, transparan, adil, berkelanjutan, dan bertanggung jawab,” kata Nimah dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/9/2025).
Dikatakan Nimah, OJK saat ini juga tengah merevisi Peraturan OJK (POJK) Nomor 51 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik. Revisi akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada emiten berkapitalisasi pasar besar.
“Kami memastikan akan terus memperbarui regulasi agar sejalan dengan standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Penyesuaian ketentuan tata kelola tersebut direncanakan dilakukan pada tahun depan,” tambah Nimah.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI ke-11 Boediono menekankan pentingnya praktik GCG dalam memperkuat daya tahan perusahaan menghadapi gejolak ekonomi. Ia menyebut kolaborasi IICD dan pelaku usaha sebagai langkah penting untuk mendukung tata kelola yang baik di tingkat perusahaan maupun negara.
Baca Juga
“Perlu menyiapkan diri untuk turbulensi yang akan datang, yang tidak bisa kita hindari. Untuk menghadapinya, salah satu jalan utamanya adalah memperbaiki governance kita bersama-sama. Ini adalah governance negara kita, yang terdiri dari micro governance dari semua para pelaku tadi yang banyak sekali,” jelas Boediono.
Ajang ini memberikan penghargaan GCG terbaik dalam 10 kategori, antara lain Leadership in Corporate Governance, Best Overall, Best Financial Sector, Best Non-Financial Sector, dan Best State-Owned Enterprises (BUMN).

