Target Penurunan Sampah di Jakarta Tidak Tercapai
JAKARTA, investortrust.id – Meski jumlah sampah di DKI Jakarta berkurang, target untuk mengurangi hingga 30% belum tercapai. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut, sampah di wilayah DKI Jakarta mengalami penurunan di tahun 2023.
Direktur Pengurangan Sampah KLHK RI, Vinda Damayanti Ansjar mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), ada sekitar 12,87 juta ton sampah plastik sepanjang 2022. Namun, ia belum bisa mengetahui jumlah pasti untuk tahun 2023.
“Kita mendapat data pengurangan sampah itu dari SIPSN. Belum semua pemerintah daerah input data ke SIPSN. Sehingga kita nilai total tahun 2023 belum jelas. Tadi yang hampir 13 juta ton itu adalah data tahun 2022. Itu dari kurang lebih 250 pemda yang input data,” kata Vinda dalam acara Media Gathering Hari Peringatan Sampah Nasional 2024, Senin (4/3/2024).
Pemerintah melalui KLHK sejatinya memiliki Target Indonesia Bersih Sampah 2025 melalui pengurangan sampah sebesar 30%. Itu merupakan pelaksanaan amanat Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
“Kan kita punya Jakstranas. Jakstranas ini adalah upaya pengurangan sampah, dan itu masih belum mencapai target 30%. Tapi untuk Provinsi DKI Jakarta berdasarkan data dari SIPSN sudah mencapai 26%. Artinya harusnya sudah terjadi pengurangan sampah, meski belum mencapai target,” terang Vinda.
Lebih lanjut Vinda menjelaskan bahwa yang menjadi salah satu faktor penurunan jumlah sampah di Jakarta adalah komitmen dari pemimpin daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
“Faktornya tentu saja komitmen dari pemimpin daerahnya, kemudian banyak program-program yang dilaksanakan. Pemda Provinsi DKI Jakarta banyak mengembangkan, kemarin saya ikut juga meresmikan TPS-TPS3R yang dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta. Nah ini saya rasa juga menjadi salah satu faktor yang membuat pengurangan sampah di DKI Jakarta,” beber Vinda.
Baca Juga
Sampah Plastik di Indonesia Hampir 13 Juta Ton, KLHK: Ini Permasalahan Serius!

