Jangan Salah, Ada 3.889 Spesies Keanekaragaman Hayati di Kawasan IKN
JAKARTA, investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan, dalam radius 50 km kawasan IKN telah ditemukan 3.889 spesies flora dan fauna yang akan dijaga kelestariannya.
Atas dasar itu, OIKN bakal meluncurkan pedoman pelestarian keanekaragaman hayati (Kehati) bernama Nusantara Biodiversity Management Master Plan pada Selasa (26/3/2024).
Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air, Pungky Widiaryanto mengungkapkan, keanekaragaman hayati di kawasan IKN cukup tinggi.
Baca Juga
“Dari 3.889 spesies itu ada 168 jenis mamalia, 454 jenis burung, 206 jenis herpetofauna (hewan melata), 1.369 jenis ikan, satu jenis fungi, lebih dari 3.000 jenis serangga, 826 jenis invertebrata laut, 735 jenis tumbuh-tumbuhan, dan lima jenis laba-laba,” kata Pungky dalam virtual meeting, Senin (25/3/2024).
Nusantara Biodiversity Management Master Plan, menurut Pungky Widiaryanto, sesuai arahan Presiden Jokowi melalui Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan.
Dari sisi International Union for Conservation of Nature (IUCN), kata Pungky, terdapat 440 spesies yang masuk kategori daftar merah (red list) IUCN. Kategori pertama adalah critically endangered (CR) atau terancam kritis sebanyak 34 spesies, kemudian 105 spesies endangered (EN) atau terancam, dan 301 spesies vulnerable (VU) atau rentan.
Baca Juga
Pungky menjelaskan, CR adalah status konservasi untuk spesies yang berisiko tinggi punah di alam liar. Sedangkan EN yaitu status konservasi untuk spesies yang sedang menghadapi risiko kepunahan di alam liar dalam waktu dekat. Adapun VU adalah status konservasi untuk kategori spesies yang menghadapi risiko kepunahan di alam liar dalam waktu mendatang.

