Roy Sembel Sampaikan 5 Pilar Pengembangan Budaya ESG, Cek
JAKARTA, investortrust.id - Professor Distinguished Chair for Finance and Investment at IPMI International Business School, Roy Sembel menyampaikan terdapat lima pilar terkait penerapan dan pengembangan culture dari Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Yang pertama yakni human capital, mulai dari kompetensinya, motivasinya, dan integritasnya dari human capital yang mengarah kepada ESG," kata Roy dalam FGD ESG bertajuk “Urgensi Implementasi ESG di Kalangan Korporasi di Indonesia” di Kantor Investortrust, Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Kemudian, dari segi standar operasional perusahaan (SOP) dan lainnya juga harus mendukung ESG,semisal kepatuhan dan dorongan-dorongan insentifnya. Selain SOP, harus ada dukungan infrastruktur teknologi yang bisa memaksimalkan pengembangan ESG tersebut.
Baca Juga
Ini Langkah Strategis Bumi Resources (BUMI) Terapkan Prinsip ESG
"Karena tanpa teknologi yang tepat, justru komersialnya tambah berantakan, berusaha menerapkan sesuatu cuma random kiri kanan. Akhirnya cuma sebentar (penerapannya) terus hilang," terang Roy.
Lalu pilar keempat yang disebutnya adalah penyesuaian dari sisi produk dan jasa yang ditawarkan kepada pelaku pasar. Lalu leadership menjadi pilar penting terakhir. Roy bilang, leadership ini harus mampu mengkoordinasi keempat pilar lainnya, agar ESG dilakukan secara konstan, dan para pegawai menjadi terbiasa dan berubah menjadi culture.
"Memang perlu waktu, nggak bisa sekejap mata begitu saja dan di company sekali lagi perlu dukungan kelima upaya tersebut. Termasuk dari pemerintah, akademisi atau perguruan tinggi dari sisi keilmuannya, dari media, dari masyarakatnya itu perlu bekerja sama, sehingga bisa bergulir dengan baik, dan pengembangannya nggak separuh-separuh, jadi lebih komprehensif," ucap dia.

