PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) Bikin Program Peduli Karakter Anak
JAKARTA, Investortrust.id - PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) lewat brand produk makanan ringan Taro menggagas program yang mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pengalaman petualangan luar ruang (outdoor) bertajuk Taro Rangers Camp.
Dengan tagline "The Greatest Adventaro" kegiatan yang berlangsung di Taman Safari Bogor, Jawa Barat pada 28-29 September 2024 ini diikuti oleh 40 anak di wilayah Jabodetabek. Disampaikan VP Marketing FKS Food, Riza Arief Rahman, kegiatan ini digelar dalam rangka merayakan 40 tahun perjalanan Taro bersama anak-anak Indonesia.
“Para peserta mengikuti berbagai kegiatan untuk membangun karakter yang diwujudkan dalam bentuk permainan seru, seperti beradu kecepatan memecahkan teka teki, serta melakukan sejumlah eksperimen,” ungkap Riza dalam pernyataan tertulis yang diterima Jumat (4/10/2024).
Menurut Riza, berbagai kegiatan dalam Program Taro Rangers Camp ini dirancang untuk membentuk karakter anak-anak berusia 8-12 tahun melalui nilai-nilai positif seperti kepedulian, keberanian dan kreativitas mengusung tema berburu harta karun dengan 4 unsur elemen alam, yaitu tanah, air, api dan udara.
Baca Juga
Selain Spanyol, FKS Food Sejahtera (AISA) Ekspor Produknya Ke China
Berbagai aktivitas yang diikuti anak-anak ini mendorong mereka untuk mengeksplorasi diri dan memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam. Taro Rangers Camp juga mengedepankan aspek psikologis serta melatih anak untuk mengekspresikan apa yang mereka pikirkan dan rasakan.
“Kami percaya bahwa masa depan anak-anak terletak pada kesempatan mereka mengeksplorasi, berimajinasi dan belajar pengalaman secara langsung, “ ujar Riza.
Lewat kegiatan , diharapkan akan membangun karakter yang bakal mengasah penerapan 5 nilai dasar yang akan membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari, seperti kepedulian, integritas, keberanian, ketangguhan dan kreatifitas.
Diberitakan, PT FKS Food Sejahtera Tbk berhasil membukukan kinerja positif selama kuartal I-2024 menyusul kenaikan penjualan di periode tersebut. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 10,85 miliar pada kuartal I-2024, atau naik 417,10% (year on year) dibandingkan Rp 2,09 miliar pada kuartal I-2023.

