Jalankan Program Konservasi Laut, Pupuk Kaltim Tanam 6.882 Terumbu Karang
JAKARTA, investortrust.id - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) telah menanam 6.882 unit terumbu karang di perairan Bontang, Kaltim. Program konservasi laut yang digulirkan sejak 2011 itu merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan dan ekosistem berkelanjutan.
"Dalam momentum peringatan Hari Terumbu Karang Sedunia yang jatuh pada 8 Mei 2024, kami kembali menyampaikan komitmen kami untuk terus melestarikan keberadaan terumbu karang," ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo dalam kererangan resmi, Jumat (10/5/2024).
Baca Juga
Pupuk Kaltim Naikkan Luas Lahan di Program Agrosolution Hingga 113,18%
Menurut Budi, terumbu karang memegang peranan yang tak tergantikan dalam menjaga keseimbangan ekosistem biota laut sehingga perlu terus dilestarikan. Itu sebabnya, anggota holding BUMN, PT Pupuk Indonesia (Persero), itu akan konsisten menjalankan program konservasi laut tersebut.
Dia menjelaskan, 6.882 unit terumbu karang tersebut ditanam di atas lahan seluas total 10.371 m2 di kawasan Rehabilitasi Terumbu Karang Tobok Batang dan Pasilan, Bontang.
Dalam kegiatan tersebut, kata Budi, pihaknya pun secara aktif melibatkan masyarakat untuk kegiatan pembuatan, penanaman, perawatan, hingga memantau pertumbuhan terumbu.
Dia menambahkan, proyek terumbu karang yang digulirkan Pupuk Kaltim mencakup dua titik, yakni Tobokbatang dan Pasilan. Pupuk Kaltim telah menurunkan 6.882 unit modul terumbu atau setara 2.112 unit terumbu transplantasi.
Budi mengungkapkan, Pupuk Kaltim menargetkan penanaman 500 terumbu buatan, termasuk yang terbuat dari limbah hasil pembakaran batu bara, yakni fly ash dan bottom ash (FABA), serta 362 terumbu transplantasi dengan empat jenis karang keras dalam area sea garden perairan Tobok Batang dan Pasilan.
Diperluas ke Papua Barat
Pupuk Kaltim, menurut Budi Wahju Soesilo, juga berencana memperluas area konservasi terumbu karang ke perairan Fakfak, Papua Barat. “Bukan hanya di sekitar wilayah Bontang tempat perusahaan saat ini beroperasi, melainkan juga di wilayah Fakfak, Papua Barat, lokasi di mana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni pabrik baru Pupuk Kaltim, akan berjalan,” papar dia.
Budi mengemukakan, selain menanam terumbu karang, Pupuk Kaltim menginisiasi pembentukan Center of Excellence (CoE) Terumbu Karang sejak 2021. Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memastikan keberlanjutan upaya konservasi.
Baca Juga
Budi menjelaskan, pendirian CoE Terumbu Karang bertujuan menunjang kegiatan konservasi terumbu karang berbasis transplantasi terumbu, pembibitan melalui pembibitan karang (coral nursery), serta penyuluhan perlindungan terumbu kepada masyarakat.
Pupuk Kaltim juga bekerja sama dengan Universitas Mulawarman, Dinas Perikanan, Kelautan, dan Pertanian Kota Bontang, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang, serta Yayasan Reef Check Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam konservasi terumbu karang dan mendukung program-program yang berkelanjutan guna menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang,” tandas dia.

