OJK Sebut Transition Cost Jadi Tantangan Menuju Net Zero Emission 2060
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dan telah mengumumkan komitmennya untuk mencapai emisi nol bersih atau net zero emission (NZE) pada 2060. Dalam mencapai target tersebut, tentunya menghadapi berbagai tantangan, termasuk juga di sektor jasa keuangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae mengungkapkan, hampir di setiap negara mengalami tantangan dan kendala dalam upayanya untuk mengurangi emisi karbon. Kendala utama ialah terkait biaya transisi atau transition cost.
”Artinya, ada hal atau biaya yang timbul karena kita harus switching dari fossil based energy ke energi baru terbarukan (EBT),” ujarnya, dalam Konferensi Pers Indonesia Banking Road to Net Zero Emission 2024, di Jakarta, Senin (4/3/2024).
Selain transition cost, lanjut Dian, masih banyak tantangan lain yang dihadapi industri jasa keuangan dalam menerapkan hal ini, termasuk juga dari segi pembiayaan yang disalurkan. Oleh karena itu, perlu adanya coordinate efforts antara OJK, dengan seluruh lembaga terkait.
Baca Juga
Bank Mandiri Komitmen Capai ‘Net Zero Emission Financing’ di 2050
“Jadi koordinasi antara lembaga keuangan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif di dalam konteks kita membangun perekonomian hijau kita,” katanya.
Menurutnya, sebagai otoritas keuangan, pihaknya berupaya memberikan arahan yang jelas, misalnya dalam menyalurkan pembiayaan-pembiayaan kepada sektor-sektor tertentu yang mengacu pada prinsip berkelanjutan.
”Saya kira ini persoalan-persoalan implementasi yang akan kita evaluasi dari waktu ke waktu, tergantung dari persoalan-persoalan yang timbul,” jelas Dian.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan, jika target tersebut terlebih dahulu melihat dari konteks nasionalnya, tentu kita dapat mengukur komitmen NZE Indonesia pada 2060 tercapai atau bahkan lebih cepat.
“Karena melalui komitmen yang sudah jelas itu, kalau lihat secara makro dan nasional, tantangan tadi sebenarnya bisa diatasi. Oleh karena itu kita buatlah berbagai guidance yang pada akhirnya kebijakan dan pada waktunya pengaturan yang bisa diterapkan,” pungkas Mahendra. (CR-13)
Baca Juga
Dukung Net Zero Emission, Bank BTPN (BTPN) Luncurkan Produk Ini

