Mutuagung Lestari (MUTU) Perluas Penjajakan Bisnis di Sektor Ekonomi Hijau
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Planet Carbon untuk menjajaki peluang kolaborasi di sektor biochar dan proyek karbon. Kesepakatan tersebut ditandatangani di kantor pusat MUTU pada Jumat (23/10/2026).
Kerja sama ini mencakup penjajakan pengembangan proyek, potensi layanan, serta peluang komersial untuk mendukung bisnis berkelanjutan dan ekonomi hijau di Indonesia. Para pihak juga menjajaki keterlibatan PT Teknologi Karbon dalam ekosistem kolaborasi tersebut.
Komisaris Utama MUTU Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, salah satu peluang yang dibahas adalah proyek biochar di Palembang dengan potensi volume sekitar 5.000 ton, serta peluang proyek di Berau, Kalimantan Timur.
Menurut Sandiaga, kedua peluang tersebut masih dalam tahap penjajakan untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis, potensi pasar, dan bentuk dukungan masing-masing pihak. Implementasi proyek akan bergantung pada hasil kajian dan kesepakatan lebih lanjut.
Baca Juga
MUTU International Ekspansi ke Vietnam, Bidik Pasar Kehutanan hingga Inspeksi Halal
Presiden Direktur MUTU Arifin Lambaga mengatakan, penjajakan kerja sama ini merupakan langkah perusahaan untuk memperluas peluang bisnis di sektor ekonomi hijau dan keberlanjutan. "Transisi menuju ekonomi rendah karbon membuka peluang bagi perusahaan untuk menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan kolaborasi strategis," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (27/10/2026).
Dalam rencana kolaborasi tersebut, MUTU berpotensi mendukung kebutuhan pengujian dan pemastian kualitas sesuai kompetensi serta ruang lingkup layanannya. Para pihak juga menjajaki evaluasi standar dan metodologi yang relevan, termasuk ISO, Puro.earth, dan Gold Standard, untuk mengidentifikasi persyaratan teknis dan peluang layanan di pasar karbon.
Baca Juga
Navigasi Ekonomi Hijau Pertanian: Membuka Investasi, Dekarbonisasi, dan Daya Saing Global
Peluang permintaan dari pasar internasional, termasuk Jepang, turut menjadi bagian dari pembahasan. Penguatan jaringan mitra dan pemetaan kebutuhan pasar diharapkan dapat membuka peluang pengembangan proyek serta perluasan akses pasar.
MUTU menyatakan akan mengevaluasi peluang kemitraan dan pengembangan layanan sesuai kompetensi perusahaan dan kebutuhan pasar. Penjajakan tersebut sejalan dengan upaya perusahaan memperluas layanan di bidang lingkungan dan keberlanjutan.
