DHL Express Tambah 30 Mobil Listrik untuk Logistik Ramah Lingkungan di Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- DHL Express Indonesia secara resmi menambah 30 unit mobil listrik jenis Wuling Blind Van Long Range ke dalam armada operasionalnya untuk mendukung kegiatan pengiriman di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Penambahan armada ramah lingkungan ini ditandai dengan seremoni serah terima kendaraan di fasilitas DHL Express Indonesia yang berlokasi di Halim, Jakarta. Melalui langkah strategis ini, sebanyak 20 unit dialokasikan untuk beroperasi di Jakarta, delapan unit di Surabaya, serta masing-masing satu unit di Bandung dan Semarang guna menekan emisi dari operasional logistik perusahaan.
Inisiatif tersebut dilakukan di tengah semakin eratnya hubungan dagang antarnegara serta meningkatnya perhatian para pelaku usaha terhadap dampak lingkungan dari aktivitas bisnis mereka. Berdasarkan laporan DHL Global Connectedness Report 2026, Indonesia tercatat memiliki hubungan perdagangan yang kuat dengan berbagai ekonomi utama dunia seperti Tiongkok, Singapura, dan Amerika Serikat.
Sementara itu, data terbaru dari DHL Globalization Tracker menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan intra-Asia terus mengalami penguatan, sehingga membuka peluang semakin besar bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk memperluas akses pasar di tingkat regional maupun global.
Isu lingkungan kini menjadi perhatian mendalam bagi dunia usaha di Indonesia seiring eratnya keterkaitan antara kinerja lingkungan, daya saing bisnis, investasi, hingga ketahanan jangka panjang.
Baca Juga
Perkuat Ekspor Jawa Timur, DHL Express Operasikan Gateway Surabaya Bersertifikasi TAPA
Berdasarkan riset industri bertajuk Navigating ESG Compliance in Indonesia 2025, hampir tiga perempat organisasi di Indonesia telah mengalokasikan anggaran khusus untuk program berbasis lingkungan, yang mencerminkan besarnya perhatian pelaku usaha terhadap keberlanjutan dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. Kondisi dinamis ini mendorong perusahaan penyedia jasa logistik untuk terus mencari metode efektif dalam menekan emisi operasional tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, menjelaskan bahwa seiring berkembangnya jaringan perdagangan global, pelanggan semakin mengharapkan penyedia jasa logistik yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga mampu menunjukkan kemajuan nyata dalam upaya mengurangi dampak lingkungan. "Penambahan armada ini merupakan langkah nyata dalam membangun operasional logistik dengan emisi yang lebih rendah di Indonesia, tanpa mengurangi kecepatan, keandalan, dan konektivitas layanan yang dibutuhkan pelanggan," kata Ahmad usai penandatanganan nota kesepahaman, Selasa (20/10/2026).
Beliau menegaskan bahwa kehadiran kendaraan listrik ini membantu perusahaan mengurangi emisi dari aktivitas pengiriman, sekaligus memperkuat kemampuan dalam mendukung pelanggan yang terlibat dalam perdagangan internasional.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa penambahan armada ini merupakan langkah nyata dalam membangun operasional logistik dengan emisi yang lebih rendah di Indonesia, tanpa mengurangi kecepatan, keandalan, dan konektivitas layanan yang dibutuhkan pelanggan.
Bagi penyedia logistik internasional, transportasi darat berfungsi sebagai penghubung utama antara jaringan global dan pelanggan di tingkat lokal. Penggunaan kendaraan komersial listrik menjadi salah satu langkah nyata untuk memangkas emisi dari aktivitas operasional sehari-hari hingga tahap akhir pengiriman. Penempatan kendaraan listrik yang disebar di luar Jakarta, seperti Surabaya dan Semarang, turut memberikan variasi pilihan layanan bagi pelanggan yang mulai melakukan diversifikasi rantai pasok dan mencari peluang pertumbuhan bisnis di luar kawasan metropolitan utama.
Vice President of Wuling Motors, Arif Pramadana, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan DHL Express kepada Wuling Motors melalui pemanfaatan Mitra EV. "Seremoni penyerahan kendaraan ini menjadi bentuk kolaborasi konkret dalam menghadirkan solusi mobilitas untuk kebutuhan operasional bisnis. Pihaknya berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat optimal bagi operasional DHL Express serta membuka peluang kemitraan yang lebih luas dalam mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," kata Arif.
Dengan masuknya 30 unit armada baru tersebut, DHL Express Indonesia saat ini mengoperasikan total 58 kendaraan listrik dari keseluruhan 261 kendaraan operasional yang tersebar di wilayah Indonesia. Di tingkat regional Asia Pasifik, DHL Express telah mengoperasikan lebih dari 1.400 kendaraan listrik untuk aktivitas penjemputan dan pengantaran barang sebagai bagian dari perluasan solusi logistik rendah emisi. Secara global, DHL Group mematok target pencapaian net-zero greenhouse gas emissions pada 2050, dengan target perantara mencakup penggunaan kendaraan listrik sebesar lebih dari 66% pada armada first-mile dan last-mile, serta peningkatan penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF) hingga melampaui 30% pada tahun 2030.
