KPC Dukung Akses Air Bersih 48.000 Warga Sangatta Lewat Pemanfaatan Area Pascatambang
Poin Penting
|
SANGATTA, investortrust.id – PT Kaltim Prima Coal (KPC), anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mendukung penyediaan air bersih bagi sekitar 48.000 warga Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, melalui pemanfaatan sumber air baku dari Telaga Kenyamukan, area pascatambang Pit Jupiter.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Air dari Telaga Kenyamukan dialirkan melalui pipa sepanjang 3,5 kilometer menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudungga untuk diolah sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
IPA Kudungga memiliki kapasitas pengolahan 100 liter per detik dan telah melayani sekitar 6.967 sambungan rumah. Fasilitas ini berkontribusi sekitar 23,3% terhadap total produksi air bersih di Sangatta yang mencapai 430 liter per detik.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang membangun instalasi serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua yang bertugas mengoperasikan fasilitas dan mendistribusikan air kepada masyarakat.
Pemanfaatan sumber air dari kawasan pascatambang tersebut turut membantu menjawab kebutuhan dasar warga, terutama mereka yang sebelumnya bergantung pada air tandon untuk kebutuhan rumah tangga.
Baca Juga
Darma Henwa Stock Revised Higher as KPC Mine Operations Start in 2026
Wahyudi, seorang petugas kebersihan di Sangatta, sebelumnya harus mengeluarkan sekitar Rp210.000 per bulan untuk membeli air tandon bagi kebutuhan minum dan memasak. Sementara itu, Minten Setyowati, warga Teluk Lingga yang menjalankan usaha laundry rumahan, menghabiskan lebih dari Rp300.000 setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan air.
Setelah memperoleh akses air melalui jaringan perpipaan, Minten mengaku pengeluaran airnya berkurang hingga 50%. Ketersediaan air yang lebih mudah juga mendukung kelancaran kegiatan rumah tangga dan usahanya.
Distribusi air dari IPA Kudungga telah menjangkau delapan kawasan, termasuk permukiman di Kampung Tator dan Jalan Duyung, pusat pemerintahan di Bukit Pelangi, serta fasilitas umum seperti RSUD Kudungga dan Pelabuhan Kudungga.
Untuk memastikan kualitas air, pengujian dilakukan secara berkala oleh lembaga independen bersertifikat Komite Akreditasi Nasional (KAN). Berdasarkan informasi pengelola, hasil pengujian menunjukkan air memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dan bebas dari kandungan logam berat berbahaya.
Baca Juga
Melalui dukungan terhadap penyediaan air bersih ini, KPC turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tujuan keenam, yakni memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua.
Program tersebut menunjukkan pemanfaatan area pascatambang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan operator layanan air minum.
