1.232 Anak Yatim Jadi Fokus Pendampingan Yayasan Al Qohhar
Poin Penting
|
DEPOK, Investortrust.id - Yayasan Al Qohhar terus mendampingi lebih 1.232 anak yatim dan yatim piatu melalui program santunan, pendidikan, kesehatan, hingga pembinaan bakat. Pendekatan tersebut kembali terlihat dalam pertemuan rutin bulanan dan penyerahan santunan yang digelar di Masjid Al Qohhar, Sawangan, Depok.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 865 anak yatim dan 367 yatim piatu binaan. Selain santunan, pertemuan diisi tausiah, serta arena bermain dan hiburan untuk anak-anak.
Pembina Yayasan Al Qohhar Robert Nitiyudo Wachjo beserta keluarga hadir bersama Ketua Yayasan Al Qohhar Kartono Warigogung, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, dan undangan.
Baca Juga
Robert mengingatkan anak-anak untuk senantiasa berzikir dan bersyukur kepada Allah SWT. Zikir dan syukur menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan. "Perhatian kepada anak-anak ini adalah bentuk kecintaan dan upaya meneruskan amanat guru kami," ujar H. Robert dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Amanat tersebut kemudian dijalankan melalui pendampingan yang tidak hanya berfokus pada pemberian santunan. Yayasan juga menangani kebutuhan kesehatan anak binaan, termasuk membantu mereka mendapatkan pengobatan ketika menghadapi penyakit serius.
Salah satu anak binaan yang mendapatkan pendampingan adalah Wildan. Anak tersebut sebelumnya hampir kehilangan penglihatan akibat gangguan mata dan diberangkatkan untuk menjalani pengobatan di Singapura hingga kondisi penglihatannya membaik.
Yayasan juga mendampingi seorang anak binaan yang mengidap kanker darah. Anak tersebut sempat mengalami kelumpuhan dan kemudian berangsur membaik hingga kembali dapat berjalan.
Untuk memperkuat pendampingan kesehatan, Yayasan Al Qohhar menyiapkan dokter berpengalaman, klinik dokter umum dan dokter gigi, serta kunjungan rutin psikolog dan tenaga medis. Anak binaan juga mendapatkan akses ke rumah sakit spesialis sesuai kebutuhan.
Ketua Yayasan Al Qohhar Kartono Warigogung mengatakan kebutuhan anak binaan tidak berhenti pada bantuan finansial. Yayasan sejak awal mendapat amanat untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu secara lebih menyeluruh.
"Dari awal amanatnya memang untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu. Jadi bukan hanya soal memberikan santunan. Anak-anak ini punya banyak kebutuhan. Pendidikan, kesehatan, makanan, tempat tinggal, semuanya harus diperhatikan," kata Kartono.
Anaya Syakira Abimanyu (12), siswi SMP Dharma Karya UT Pamulang yang menjadi binaan sejak 2024, mengatakan Robert telah menjadi sosok ayah baginya. "Ayah Robert sangat baik dan benar-benar menjadi sosok ayah bagi kami. Banyak mengajarkan hal-hal positif dan selalu support untuk kehidupan sehari-hari, HP, laptop, sepeda listrik, kasur, bahkan les bahasa Inggris di EF," ujar Anaya.
Baca Juga
Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Zahra, 16 tahun, siswi SMAN 10 Depok, juga merasakan manfaat pendampingan tersebut. Hal serupa disampaikan Mitsuhana Kazuko Minakoshi, siswi SMA Alhasra yang telah menjadi binaan sejak 2022.
Yayasan Al Qohhar resmi berdiri pada 9 Juli 2003. Lembaga tersebut bermula dari kegiatan majelis ta'lim dan kemudian melanjutkan amanat untuk mengurus anak yatim serta lansia setelah guru Robert wafat. Selama 23 tahun, yayasan berkembang dengan kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan. Pendampingan yang dilakukan kemudian mencakup berbagai kebutuhan anak binaan dalam kehidupan sehari-hari.
