Dompet Dhuafa Raih Prominent Awards 2026 Metro TV Kategori Excellence in Philanthropreneurship and Mustahik-to-Muzakki Empowerment
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Rasa syukur dan bangga menaungi Yayasan Dompet Dhuafa Republika. Berkat dukungan seluruh donatur, dan konsistensi, serta kontribusi nyatanya dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat, Dompet Dhuafa berhasil meraih penghargaan bergengsi Prominent Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Metro TV.
Penghargaan tersebut diterima langsung Direktur Resources Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti di Studio Grand Metro TV, Jakarta, Rabu (23/9/2026) malam.
Baca Juga
Dompet Dhuafa Bantu Salurkan Kebaikan bagi Habibie, Anak yang Berjuang demi Ekonomi Keluarga
Dompet Dhuafa mendapatkan Prominent Award Metro TV 2026 untuk kategori Excellence in Philanthropreneurship and Mustahik-to-Muzakki Empowerment. Trofi penghargaan tersebut diserahkan pakar akuntansi & good governance dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Prof Istianingsih yang menjadi salah satu anggota Dewan Juri Prominent Awards 2026 kepada Etika Setiawanti.
Dengan penuh syukur, Etika Setiawanti mengaku bangga dengan penghargaan Prominent Award Metro TV 2026 yang drain Dompet Dhuafa. Dikatakan, penghargaan ini menjadi momentum bagi Dompet Dhuafa untuk selalu bersyukur.
“Kebanggaan ini menjadi momentum bagi kami untuk selalu bersyukur bahwa program ini dapat diterima dan berdampak oleh masyarakat. Ini merupakan upaya kolaboratif bersama yang didukung oleh banyak pihak yaitu mitra strategis dan masyarakat penerima manfaat yang mau mengubah mindset dan jalan hidupnya ya, dari penerima menjadi ikut memberi, mustahik to muzakki," katanya.
Etika menegaskan para penerima manfaat juga bisa meningkatkan pendapatannya menjadi terpenuhi kebutuhan hariannya juga bertumbuhnya unit usaha masyarakat.
"Jadi sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Metro TV dan seluruh masyarakat yang selalu mendukung Dompet Dhuafa untuk menggerakkan Philanthropreneurship bagi masa depan," ucapnya.
Pencapaian ini sekaligus mempertegas komitmen Dompet Dhuafa untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperluas sinergi kebaikan, serta menguatkan ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaya.
"Terima kasih, Sahaba tatas kolaborasinya dan terus bersama alirkan manfaat kebaikan bersama Dompet Dhuafa," kata Etika.
Penyelenggaraan Prominent Awards 2026 berangkat dari kenyataan dunia saat ini sedang berada dalam fase ketidakpastian global. Dinamika geopolitik, tekanan ekonomi, hingga disrupsi di berbagai sektor menciptakan situasi VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity). Dalam kondisi tantangan yang kompleks ini, Indonesia dituntut untuk tidak sekadar bertahan dan tumbuh, melainkan harus mampu berdaya dan memberi dampak nyata melalui kepemimpinan visioner, kolaborasi nasional, serta aksi konkret lintas sektor.
Direktur Utama Metro TV, Arief Suditomo, dalam sambutannya menyampaikan, proses menentukan penerima penghargaan Prominent melewati berbagai pertimbangan dan diskusi.
"Kami juga melihat berbagai perjalanan dan kontribusi mereka. Semoga apresiasi ini turut menjadi bagian perjalanan untuk terus memberi yang terbaik bagi bangsa kita," katanya.
Baca Juga
Pascagempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo
Senada dengan itu, Founder Prominent Awards Arief Hidayat Thamrin mengatakan, tahun ini Prominent Awards mengusung tema besar “Indonesia Berdaya”. Prominent Awards 2026 hadir sebagai simbol perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih kokoh. Lebih dari sekadar ajang penganugerahan, acara ini menjadi panggung kehormatan bagi para unsung heroes—sosok maupun lembaga yang bekerja di balik layar demi menggerakkan roda perubahan, memberdayakan sesama, dan melahirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.
“Situasi yang kita hadapi tidak mudah. Maka itu bangsa ini butuh gotong royong, semangat, serta manfaat untuk sesama. Selama ini para penerima penghargaan telah bekerja senyap bagi kemajuan bangsa. Tema ini diharap mengajak melihat tidak hanya seberapa panjang perjalanan, namun seberapa besar manfaat yang telah diberikan,” kata Arief Hidayat Thamrin.
