PHE Raih Excellence in ESG Risks Mitigation di Investortrust ESG Awards 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) meraih penghargaan kategori Excellence in ESG Risks Mitigation dalam ajang Investortrust ESG Awards 2026. Penghargaan ini menyoroti pentingnya pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) di tengah skala operasi hulu minyak dan gas bumi (migas) yang besar serta tantangan menjaga keberlanjutan produksi.
Sebagai subholding hulu migas PT Pertamina (Persero), PHE mengelola kegiatan eksplorasi dan produksi migas melalui berbagai entitas anak dan afiliasi, baik di dalam maupun luar negeri. Aktivitas tersebut menempatkan pengelolaan risiko operasional, keselamatan kerja, kepatuhan, dan dampak lingkungan sebagai aspek penting untuk menjaga keandalan operasi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Baca Juga
Pertamina Raih Platinum Star ESG Awards 2026, Perkuat Bisnis Migas dan Energi Rendah Karbon
Dari sisi operasional, PHE mencatat produksi migas sebesar 935 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD), dengan rincian produksi minyak sebesar 459 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Kinerja tersebut didukung oleh pelaksanaan berbagai program pengembangan dan pemeliharaan sumur yang berjalan sesuai rencana. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PHE telah menyelesaikan pengeboran 278 sumur eksploitasi, melaksanakan 601 kegiatan workover, serta 13.870 kegiatan well service sebagai upaya menjaga keandalan aset dan mempertahankan tingkat produksi.
Di sisi eksplorasi, PHE terus memperkuat upaya pencarian sumber daya migas baru. Hingga Juni 2026, perusahaan telah menyelesaikan pengeboran 9 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 189 kilometer, dan survei seismik 3D seluas 2.848 kilometer persegi.
Aktivitas tersebut menghasilkan penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE) serta penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 24,9 MMBOE.
Melalui penghargaan Excellence in ESG Risks Mitigation, aspek pengelolaan risiko menjadi sorotan dalam penilaian praktik keberlanjutan perusahaan. Bagi PHE, penerapan prinsip ESG berkaitan dengan upaya menjaga keseimbangan antara pencapaian target produksi, pengendalian risiko operasional, tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat, serta penciptaan nilai bisnis.
Mengusung tema Trust Through Transparency: Investor-Grade ESG for a Resilient Indonesia, Investortrust ESG Awards 2026 menempatkan pengelolaan risiko ESG dan keterbukaan informasi sebagai aspek penting dalam menilai keberlanjutan perusahaan. Penilaian penghargaan juga mencakup kinerja keuangan serta performa saham atau obligasi pada periode penilaian 12 bulan terakhir untuk kategori yang relevan.
Baca Juga
IEPA: ESG Bukan Sekadar Laporan, Integritas Perusahaan Jadi Kunci
Managing Editor Investortrust.id Hari Gunarto mengatakan, tantangan keberlanjutan kini semakin berkaitan erat dengan keputusan bisnis sehari-hari. Risiko iklim dapat mengganggu produksi dan distribusi, sedangkan kerusakan alam berpotensi mengancam kehidupan masyarakat sekaligus keberlangsungan usaha. Persoalan keselamatan kerja dan konflik sosial juga dapat menimbulkan kerugian serta mengikis kepercayaan.
“Karena itu, kepemimpinan perusahaan sangat menentukan. Komitmen keberlanjutan perlu terlihat dalam alokasi investasi, pengawasan risiko, perlindungan pekerja, hubungan dengan masyarakat, dan keterbukaan laporan,” kata Hari Gunarto dalam sambutannya pada Investortrust ESG Awards 2026.
