Lewat Runify 2026, Deloitte Dorong Ekonomi Sirkular
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Deloitte Indonesia berhasil menggalang dana lebih dari Rp 170 juta melalui kegiatan Deloitte Runify 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program pendidikan bagi pelajar dari kelompok masyarakat kurang mampu.
Kegiatan yang digelar di Plaza Sudirman, Gelora Bung Karno, Jakarta, ini diikuti lebih dari 600 peserta yang terdiri dari karyawan Deloitte, klien, mitra, dan anggota komunitas. Peserta mengikuti lomba lari dengan jarak 5 kilometer (km) dan 10 km.
Dana yang dihimpun berasal dari penjualan tiket dan donasi peserta. Deloitte menyatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat.
Presiden Direktur PT Deloitte Konsultan Indonesia sekaligus Leader Deloitte Indonesia Brian Indradjaja mengatakan Deloitte Runify menunjukkan dampak yang dapat dihasilkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
"Kami sangat bangga atas dampak yang dihasilkan Deloitte Runify bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia," ujar Brian dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (3/9/2026).
Baca Juga
Bank Raya Dukung Generali Lion Heart Run 2026 Lewat Raya Active
Deloitte Runify 2026 merupakan bagian dari program Impact Month 2026 yang mendorong karyawan terlibat dalam kegiatan kerelawanan dan donasi. Dalam rangkaian program tersebut, lima charity runners dari Deloitte secara bersama-sama menempuh jarak 1.038 km sepanjang bulan.
Selain kegiatan sosial, Deloitte juga mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam penyelenggaraan Runify 2026. Deloitte bekerja sama dengan Jejakin untuk mengukur jejak karbon yang berasal dari aktivitas peserta, transportasi, dan operasional acara.
Jejak karbon kegiatan tersebut selanjutnya akan dikompensasi melalui penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan.
Deloitte juga menggelar pengumpulan limbah elektronik atau e-waste dari karyawan. Bersama Olah Plastic, limbah plastik dan elektronik tersebut diolah kembali menjadi sejumlah elemen acara, seperti medali finisher, elemen panggung, dinding foto, dan instalasi seni.
Sebanyak 50 karyawan Deloitte juga mengikuti lokakarya upcycling dengan mengubah keyboard komputer yang sudah tidak digunakan menjadi gantungan kunci.
Baca Juga
‘Merdeka Run 2026’ Diikuti Belasan Ribu Peserta, Mensesneg Apresiasi Antusiasme Warga
Leader Growth Deloitte Indonesia Balim mengatakan keberlanjutan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk pengelolaan limbah dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.
"Keberlanjutan menjadi bermakna ketika diwujudkan dari niat menjadi tindakan," kata Balim.
Deloitte menyebut rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda WorldClass dan WorldClimate yang diarahkan untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
