Industri Sertifikasi Berpotensi Jadi Sektor Strategis di Tengah Tren Ekonomi Hijau
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Meningkatnya standar perdagangan global dan tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan dinilai membuka peluang besar bagi industri sertifikasi di Indonesia. Investor sekaligus pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menyebut layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi akan menjadi salah satu sektor strategis dengan prospek pertumbuhan jangka panjang.
Menurut Sandiaga, perusahaan kini tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga membuktikan bahwa proses bisnis dan produknya telah memenuhi berbagai standar nasional maupun internasional, mulai dari aspek keberlanjutan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
"Saya melihat industri sertifikasi dan assurance akan menjadi salah satu sektor strategis di masa depan. Semakin tinggi standar yang diterapkan di berbagai negara, semakin besar pula kebutuhan terhadap lembaga yang dapat memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pasar," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (3/8/2026).
Baca Juga
Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas ekspor dan tuntutan pasar global mendorong kebutuhan layanan sertifikasi di Indonesia terus berkembang. Layanan tersebut kini tidak hanya dibutuhkan oleh sektor ekspor, tetapi juga industri halal, keamanan pangan, energi, manufaktur, hingga perusahaan yang mulai menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Menurut Sandiaga, tren tersebut menjadi peluang bagi perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi untuk memperluas bisnisnya.
Salah satu perusahaan yang dinilai memiliki prospek positif adalah PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU). Menurutnya, MUTU memiliki fondasi bisnis yang kuat dan pengalaman panjang dalam industri sertifikasi sehingga berpeluang memanfaatkan meningkatnya kebutuhan pasar.
"Saya melihat MUTU memiliki fondasi bisnis yang kuat dan pengalaman yang panjang di bidangnya. Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap sertifikasi dan assurance, saya optimistis perusahaan ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang," katanya.
Baca Juga
Dorong Ekonomi Hijau, Pertamina Kembangkan Desa Energi Berdikari di Cilegon
Saat ini, MUTU terus memperluas layanan, mulai dari sertifikasi halal, keamanan pangan, sertifikasi keberlanjutan, hingga layanan yang berkaitan dengan pasar karbon.
Sandiaga menilai peran lembaga sertifikasi kini semakin penting karena menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
"Perusahaan yang mampu memenuhi standar internasional akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Karena itu, lembaga sertifikasi dan assurance akan memegang peranan yang semakin penting dalam mendukung pertumbuhan industri nasional," tutupnya.

