Astra, Boy Thohir, dan Harum Energy Rampungkan Renovasi 62 dari 152 Rumah di Menteng Tenggulun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat 62 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kampung Gotong Royong Merah Putih Menteng Tenggulun, Jakarta, telah selesai direnovasi berkat dukungan PT Astra International Tbk (ASII), Garibaldi ‘Boy’ Thohir melalui Adaro Group, dan Lawrence Barki lewat PT Harum Energy Tbk (HRUM).
Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati memaparkan, total terdapat 152 RTLH yang menjadi sasaran program renovasi. "Secara keseluruhan dari total komitmen 152 unit, yang selesai sekitar 62 unit, ada beberapa yang masih dalam proses pengerjaan," kata Sri Haryati saat ditemui di Menteng Tenggulun, Jakarta, Minggu (14/6/2026).
Sri menjelaskan, Astra menjadi kontributor terbesar dengan target renovasi 100 RTLH. Hingga saat ini, 56 unit RTLH telah selesai direnovasi. "Seperti Astra, dari target 100, yang sudah selesai itu 56 unit. Kami dari tim PKP memonitor semuanya, dicek kembali, bertemu pemiliknya, apakah ada yang kurang," ujar dia.
Baca Juga
Kementerian PKP Kaji Skema Pendaftaran Mandiri Penerima Program Bedah Rumah Mulai 2027
Menurut Sri Haryati, Kementerian PKP masih memeriksa kualitas terhadap rumah yang telah selesai direnovasi. Beberapa temuan, seperti kebocoran dan pekerjaan yang belum sempurna, telah dicatat untuk ditindaklanjuti. Astra ditargetkan menuntaskan seluruh renovasi 100 RTLH pada 10 Juli 2026.
Sementara itu, Harum Energy mendukung renovasi 25 RTLH yang dikerjakan melalui dua kontraktor. “Dari 10 unit yang dikerjakan PT Pulau Intan, sebanyak lima unit RTLH telah selesai dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 16 Juni 2026,” tutur dia.
Sri Haryati menambahkan, 15 unit RTLH lainnya yang dikerjakan kontraktor UMKM lokal melalui dukungan Harum Energy ditargetkan menyelesaikan lima unit RTLH pada 16 Juni 2026 dan 10 unit sisanya pada 25 Juni 2026.
Di sisi lain, kata Sri, Adaro Group berkomitmen merenovasi 25 unit RTLH. Saat ini satu unit telah selesai direnovasi, tiga unit ditargetkan rampung pada 16 Juni 2026, dan 21 unit lainnya pada 25 Juni 2026.
Baca Juga
KAI Buka Peluang Investor Garap Aset untuk Program 3 Juta Rumah hingga SPPG
Sri mengungkapkan, program renovasi tersebut dijalankan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kementerian PKP berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan perusahaan dengan penerima bantuan berdasarkan data by name by address dari Badan Pusat Statistik (BPS).
"Kami fungsinya fasilitator, bagaimana kami memfasilitasi swasta yang peduli, kemudian kami carikan by name by address-nya," jelas Sri.
Program renovasi tersebut, menurut Sri Haryati, merupakan bagian dari ajakan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan jargon Berbaginomics yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas hunian rakyat Indonesia.
