TAP Untuk Negeri Luncurkan Hotline PERKASA, Dorong Produktivitas Petani Sawit
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan dorongan implementasi biodiesel B50, peningkatan produktivitas petani kelapa sawit dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat industri hulu sawit Indonesia.
Menjawab tantangan tersebut, TAP Untuk Negeri melalui program Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA) resmi meluncurkan Hotline PERKASA, layanan konsultasi dan pendampingan bagi petani kelapa sawit untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas kebun secara berkelanjutan.
Sedangkan TAP untuk Negeri adalah inisiatif keberlanjutan dan wujud komitmen kontribusi sosial dari PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) untuk masyarakat dan lingkungan
Baca Juga
Triputra Agro (TAPG) Optimalkan Limbah POME Jadi Listrik Mandiri
Melalui Hotline PERKASA, petani dapat memperoleh akses informasi budidaya, pengendalian hama, pemupukan, praktik panen yang tepat, hingga konsultasi best practice agronomi yang telah dijalankan TAP selama lebih dari dua dekade.
Inisiatif ini disebut menjadi bagian dari komitmen TAP Untuk Negeri dalam memperkuat akses edukasi dan pendampingan bagi petani sawit di berbagai wilayah Indonesia. Petani sawit dinilai memiliki peran penting dalam rantai pasok industri sawit nasional.
Program PERKASA dihadirkan dengan keyakinan bahwa produktivitas petani sawit dapat meningkat apabila memperoleh kemudahan akses pengetahuan dan pendampingan. Peningkatan produktivitas tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan energi dan ekonomi nasional.
Baca Juga
Terapkan Sistem Satu Atap, Koperasi Binaan Anak Usaha TAPG Sejahterakan Ratusan Petani Sawit
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, sawit merupakan kekuatan ekonomi bangsa yang perlu dikelola secara berkelanjutan. “Indonesia tidak boleh mundur. Sawit adalah kekuatan ekonomi bangsa. Karena itu, tata kelolanya harus kuat dan berkelanjutan, serta didorong ke arah hilirisasi agar manfaat ekonominya semakin luas bagi masyarakat,” ujar Andi Amran Sulaiman.
Senada dengan itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya penguatan program biodiesel sebagai bagian dari strategi kemandirian energi nasional.
“Ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam menghadapi krisis energi dunia sekarang. Yang pertama kita harus mengoptimalkan lifting kita. Yang kedua adalah mencari diversifikasi seperti B50. B50 itu kan mengurangi impor solar kita,” ujar Bahlil.
Peningkatan implementasi B50 dinilai membutuhkan dukungan pasokan crude palm oil (CPO) yang berkelanjutan. Karena itu, peningkatan produktivitas petani sawit menjadi langkah penting agar kebutuhan industri dapat terpenuhi.
Baca Juga
Sampah Jadi Emas: OASA Bidik Ledakan Bisnis Waste-to-Energy Didukung Perpres dan Danantara
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem sawit berkelanjutan, TAP Untuk Negeri menilai peningkatan kapasitas petani harus dimulai dari akses edukasi dan pendampingan yang mudah dijangkau.
Hotline PERKASA diharapkan menjadi ruang konsultasi sekaligus solusi cepat bagi petani untuk membantu menjawab berbagai tantangan di lapangan secara cepat dan tepat. Layanan Hotline PERKASA dapat diakses melalui WhatsApp di nomor +62 811-2220-1210.
Melalui program PERKASA, TAP Untuk Negeri menyatakan terus mendorong terciptanya petani yang lebih adaptif, produktif, dan sejahtera guna mendukung masa depan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan.

