Bos Bapanas Optimitistis Panen Raya 3,5 Juta Ton Bisa Bikin Harga Beras Stabil
JAKARTA, Investortrust.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi optimistis harga beras akan stabil seiring momentum panen raya yang akan berlangsung Maret 2024.
Panen raya diprediksi menghasilkan 3,5 juta ton beras, sehingga akan menurunkan harga beras yang saat ini sedang tinggi.
Arief menjelaskan, kebutuhan konsumsi beras secara nasional dalam sebulan adalah sebesar 2,5 juta ton. Sehingga, apabila hasil panen raya tersebut dapat mencapai angka tersebut maka akan mengalami surplus.
"Insyaallah (harga beras stabil), kebutuhan rata rata 2.5 juta ton sebulan," ucap Arief kepada investortrust.id, Selasa (6/2/2024).
Baca Juga
Harga Beras Diprediksi Akan Tetap Melambung Tinggi di 2024, Ini Alasannya
Lebih lanjut, Arief pun menyebutkan pihaknya masih akan melanjutkan upaya strategis guna menjaga harga beras sebelum panen raya. Pasalnya selama periode Januar-Februari, Indonesia mengalami defisit beras sebesar 2,8 juta ton.
Sejumlah upaya yang dimaksud Arief tersebut di antaranya adalah menggelar gerakan pangan murah, penyaluran beras SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pangan) hingga bantuan pangan.
Baca Juga
Adapun diketahui berdasarkan data yang disebutkan, Bapanas telah melakukan penyaluran beras SPHP sebanyak 178.401 ton sejak Januari 2024. Kemudian pada Februari ini ditargetkan sebanyak 200.000 ton beras SPHP yang disalurkan.
"Meneruskan Gerakan Pangan Murah (GPM), (beras) SPHP dan bantuan pangan," tandas Arief.

