Menko Zulhas: Kopdes Merah Putih Beroperasi Mulai Juni 2026, Targetkan 30.000 Unit Terbangun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan alias Zulhas menargetkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) beroperasi mulai Juni atau Juli 2026. Pada saat itu pula, ditargetkan Kopdes yang terbangun mencapai 20.000-30.000 unit.
Untuk mendukung pelaksanaan KDKMP, pemerintah tengah mempersiapkan regulasi berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang diharapkan rampung dalam satu minggu.
"Karena sudah banyak yang jadi, Juni-Juli (2026) sudah akan berjalan," ucap Menko Zulhas dalam keterangannya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Baca Juga
Perkuat Ekonomi Desa, Kemendes PDT dan KPPU Kolaborasi Kawal Kopdes Merah Putih
Menko Pangan menjelaskan, hingga saat ini progres penyediaan lahan untuk pembangunan KDKMP menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan pemetaan sementara, ketersediaan lahan telah mencapai lebih dari 32.000 lokasi, dengan 2.252 unit koperasi yang telah selesai dibangun. Proses pembangunan masih terus berlangsung di berbagai daerah.
Zulhas mengungkapkan, untuk lokasi yang luas lahannya tidak mencapai 1.000 m2, pemerintah akan mengupayakan pencarian lahan alternatif. Apabila suatu daerah tidak memiliki lahan yang tersedia, pemda khususnya gubernur akan membantu penyediaan maupun pembelian lahan guna mendukung pembangunan KDKMP.
"Nah para bupati, gubernur siap membelikan lahan. Diperlukan surat edaran dari Mendagri sebagai payung hukum. Ini tadi sudah, Mendagri akan menyelesaikan satu dua hari ini ya," tutur dia.
Baca Juga
Menkop: Kopdes Merah Putih Bisa Bekerja Sama dengan Alfamart dan Indomaret
Ke depan, menurut Zulhas, Kopdes Merah Putih akan diperkuat dengan penempatan manajer profesional yang memiliki kompetensi kewirausahaan dan pengelolaan usaha. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang unggul serta mampu mengoptimalkan pemanfaatan berbagai infrastruktur pemerintah.
"Termasuk berperan sebagai offtaker berbagai komoditas, saluran distribusi berbagai bantuan pemerintah, seperti bantuan beras dan bantuan sosial lainnya. Untuk mendukung fungsi tersebut, KDKMP akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas usaha, antara lain cold storage, agen sembako, serta agen LPG," imbuh Zulhas.

