Menko Zulhas: 80 Ribu Kopdes Merah Putih Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut pembangunan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berpotensi menyerap 1,6 juta tenaga kerja baru. Setiap koperasi desa diperkirakan membutuhkan rata-rata 20 tenaga kerja.
“Kalau 80.000 koperasi terbentuk, maka tenaga kerja langsung yang terserap kira-kira 1,6 juta orang,” ujar Zulhas dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga
Menurut Zulhas, angka tersebut belum termasuk tenaga kerja tidak langsung dari sektor mitra koperasi, seperti peternak ayam, pembudidaya bioflok, petani sayur, petani buah, hingga pelaku UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa.
Ia menegaskan, keberadaan Kopdes Merah Putih tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperbaiki struktur distribusi pangan dan hasil produksi desa yang selama ini dinilai belum efisien.
Zulhas mengungkapkan, petani kerap menerima harga rendah akibat panjangnya rantai pasok dari produsen ke distributor, agen, hingga pengecer. Di sisi lain, konsumen justru membayar harga lebih tinggi karena banyaknya mata rantai distribusi.
Baca Juga
“Rantai pasoknya panjang. Dari desa ke kota juga panjang, sehingga petani mendapat harga sangat murah dibanding harga pasar yang seharusnya,” ujarnya.
Melalui model koperasi desa, hasil produksi masyarakat akan ditampung langsung oleh Kopdes, kemudian disalurkan ke konsumen atau pasar yang lebih luas. Skema ini diharapkan mampu memotong peran perantara yang berlebihan dan meningkatkan efisiensi distribusi.
“Koperasi Desa Merah Putih ini akan memotong rantai pasok dari produsen langsung ke desa, kemudian langsung kepada konsumen. Ini akan lebih efisien,” jelas Zulhas.

