Harga Referensi Biji Kakao Naik 5,32%
JAKARTA, Investortrust.id - Harga Referensi biji kakao periode Oktober 2023 ditetapkan sebesarUS$ 622,88/MT, meningkat sebesar US$ 183,16 atau 5,32%dari bulan sebelumnya. Hal iniberdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Oktober 2023 menjadiUS$ 3.307/MT, naik US$ 178 atau 5,7%dari periode sebelumnya.
Disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso, peningkatan Harga Referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi adanyapenurunan produksi biji kakao di wilayah Afrika sebagai sentra produsen kakao dunia, akibatkekeringan sebagai dampak dari El Nino. “Peningkatan juga disebabkan oleh penyakit busuk buah serta melemahnya nilai tukardolar Amerika Serikat dan poundsterling Inggris,” ujar Budi dalam siaran pers, Jumat (29/9/2023).
Baca Juga
Peningkatan harga ini berdampak pada BK biji kakao, yaitu menjadi sebesar 15%sesuaiKolom 4 Lampiran Huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo.Nomor 71 Tahun 2023.
Di sisi lain, HPE produk kulit periode Oktober 2023 tidak berubah dari bulan sebelumnya.Sedangkan HPE produk kayu periode Oktober 2023 meningkat pada beberapa jenis kayu yaitu. Peningkatan terjadi pada kayu gergajian dengan luas penampang 1.000 mm2 s.d. 4.000 mm2 dari jenis rimba campuran,sortimen lainnya jenis jati dan sortimen lainnya dari hutan tanaman jenis sengon serta penurunanpada beberapa jenis kayu yaitu veneer dari hutan tanaman, kayu dalam bentuk keping ataupecahan (wood in chips or particel), keping kayu (chipwood), dan kayu gergajian dengan luaspenampang 1.000 mm2 s.d. 4.000 mm2 dari jenis sortimen lainnya dari hutan tanaman, misalnyajenis balsa dan eucalyptus.
Baca Juga
Permintaan Naik, Harga Patokan Ekspor Biji Kakao Jadi US$3.129/MT
Penetapan HPE biji kakao, HPE produk kulit, dan HPE produk kayu tercantum dalam KeputusanMenteri Perdagangan Nomor 1697 Tahun 2023 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensiatas Produk

