Bos Indosat Tegaskan Sahabat-AI Bukan Saingan ChatGPT
JAKARTA, investortrust.id - President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menegaskan Sahabat-AI tidak dibangun untuk head to head dengan ChatGPT. Platform ini disebut sebagai komitmen menjadikan Indonesia kreator AI, bukan sekadar pasar konsumsi.
“Sahabat-AI bukan tentang Indosat, ini independen dan open source,” ujar Vikram di Jakarta, Rabu (26/2/2026).
Baca Juga
Indosat (ISAT) Rilis Aplikasi Sahabat-AI, Dorong Kedaulatan Digital Nasional
Vikram menekankan fokus utama adalah melayani kebutuhan masyarakat Indonesia.
Menurutnya, model global selalu membawa bias negara asal. Untuk itu, Sahabat-AI dilatih di Indonesia dengan mempertimbangkan nuansa budaya dan sensitivitas data nasional.
Vikram memastikan seluruh data sensitif dilatih di dalam negeri yang ditetapkan pemerintah. Platform ini juga dikembangkan melalui kolaborasi dengan universitas, media, dan mitra global, seperti Google dan Alibaba.
Ia menegaskan Sahabat-AI bukan proyek komersial semata.
“Jangan lihat program ini sebagai produk komersil,” tegasnya.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Indosat juga akan menurunkan harga komputasi bagi startup dan inovator lokal hingga lebih dari 50%. Langkah ini bertujuan membuat akses kecerdasan buatan semakin terjangkau.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Siap Luncurkan Aplikasi Sahabat-AI, ChatGPT Asli Indonesia
Vikram menyebut visinya adalah membuat AI semudah akses internet. Ia berharap platform ini memberi kekuatan bagi talenta Indonesia untuk menciptakan solusi tidak hanya untuk pasar domestik, tetapi juga global.
“Sahabat-AI adalah AI for everyone,” katanya.

