Perkuat Riset Migas Berkelanjutan, Pertamina Hulu Mahakam Terima Delegasi Leiden University
Poin Penting
|
SEPATIN, Investortrust.id - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengelola operasi dan bisnis hulu minyak dan gas bumi (migas) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam, menerima kunjungan akademik delegasi Leiden University, Belanda bersama Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Kalimantan Timur ke Lapangan South Processing Unit dan lokasi program pemberdayaan lingkungan di Desa Sepatin Kalimantan Timur untuk memperkuat riset migas berkelanjutan dan pertukaran pengetahuan antara industri dan kampus.
Delegasi dipimpin Profesor Steffen Nijhuis dari Leiden University yang membawa mahasiswa pascasarjana dan didampingi Profesor Irawan Wijaya bersama mahasiswa Universitas Mulawarman. Kunjungan tersebut merupakan bagian program akademik LDE–Unmul Thesis Lab bertema Sustainable Urbanism in East Kalimantan yang melibatkan konsorsium Leiden–Delft–Erasmus Universities bersama Unmul untuk memperkuat kolaborasi riset pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Baca Juga
Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Rp 13,4 Triliun atas Perkara Pertamina
Profesor Steffen Nijhuis menilai kunjungan lapangan menjadi sarana penting untuk pertukaran pengetahuan dan perspektif. “Momen seperti ini menjadi fondasi bagi dialog terbuka dan mendorong kolaborasi yang berdampak antara universitas dan industri guna mendukung terwujudnya keberlanjutan,” ujar Steffen dikutip Kamis (19/2/2026).
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan paparan mengenai operasi hulu migas berkelanjutan, praktik keselamatan kerja, serta strategi pengelolaan lingkungan perusahaan. Diskusi berlangsung interaktif untuk menghubungkan perspektif akademik dengan praktik industri di lapangan.
Site Manager South Processing Unit PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM),Billy Sunyoto, mengatakan kegiatan tersebut mempererat sinergi antara dunia akademik dan industri energi, terutama dalam mendorong praktik operasi migas yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Ia menekankan perusahaan tidak hanya fokus pada kinerja operasi, tetapi juga pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Kami berharap interaksi ini menjadi ruang pembelajaran dua arah, di mana kami dapat memperoleh perspektif dunia akademik,” kata Billy.
Baca Juga
Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Imlek dan Ramadan
Kunjungan akademik tersebut dirancang sebagai forum pembelajaran bersama untuk memperkaya perspektif akademik dan praktis. Peserta mempelajari integrasi kegiatan industri hulu migas dengan pelestarian lingkungan serta kontribusi sosial perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
PHM menilai kolaborasi ini menegaskan komitmen perusahaan membuka ruang kemitraan strategis dengan institusi pendidikan nasional maupun internasional guna mendorong inovasi, pertukaran pengetahuan, dan praktik terbaik dalam pengelolaan energi yang bertanggung jawab.

