Sinyal Kehadiran Denza B5 Menguat, BYD Siap Bawa Mobil Hybrid Pertama ke RI?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sinyal kehadiran Denza B5 di Indonesia kian menguat setelah nama model tersebut didaftarkan di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual, Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum. Pemohon tercatat atas nama BYD Company Limited yang berbasis di Shenzhen, China.
Penelusuran investortrust.id pada Selasa (17/2/2026) menunjukkan pendaftaran sudah dilakukan sejak Juni 2025. Langkah ini memicu spekulasi peluncuran resmi dalam waktu dekat.
Sebelumnya, SUV plug-in hybrid tersebut sempat dipamerkan dalam sebuah event perbankan di ICE BSD, Tangerang. Namun saat itu, pihak BYD belum memberikan keterangan detail kepada media.
Spesifikasi mobil
Di pasar global, Denza B5 dikenal sebagai Fang Cheng Bao 5. Model ini merupakan SUV berarsitektur modern yang dirancang untuk kebutuhan harian hingga medan off-road.
Baca Juga
Teknologi cell-to-chassis (CTC) mengintegrasikan baterai langsung ke struktur rangka untuk meningkatkan rigiditas dan keamanan. SUV ini juga dibekali suspensi hidrolik cerdas DiSus-P yang menyesuaikan peredaman secara real-time.
Kemampuan off-road tergolong impresif dengan approach angle 39 derajat dan departure angle 35 derajat. Kendaraan ini diklaim mampu menerjang genangan air hingga 790 mm.
Dari sisi performa, Denza B5 mengusung mesin 1.5L turbo dipadukan dua motor listrik AWD. Tenaganya diklaim mencapai 500-600+ dk dengan torsi 760 Nm dan akselerasi 0-100 kpj sekitar 4,3-4,8 detik.
Untuk pasar Indonesia, harga diperkirakan berada di kisaran Rp 900 juta hingga Rp 1,1 miliar. Posisi ini akan menempatkannya bersaing dengan SUV premium Eropa dan Jepang.
Di sisi lain, pabrik BYD Motor Indonesia di Subang, Jawa Barat, ditargetkan mulai produksi kuartal I 2026 dengan investasi US$ 1 miliar. Manajemen memastikan fasilitas perakitan telah mengantongi sejumlah sertifikat termasuk incompletly knock down (IKD) dan siap memenuhi target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pemerintah.
Kehadiran Denza B5 juga sekaligus menjawab optimisme perusahaan akan pasar otomotif nasional.
Baca Juga
PP Properti (PPRO) Apresiasi Pelanggan, Dua Konsumen Raih Hadiah Mobil Listrik BYD
BYD sangat mendominasi pasar mobil listrik dengan pangsa pasar sekitar 52%-54% dari total penjualan EV di Indonesia sepanjang 2025.
Namun, dengan kehadiran mobil hybrid pertama di Indonesia ini, praktis akan menjadi tantangan bagi merek asal China itu untuk bersaing dengan merek-merek lain yang punya pangsa pasar besar di segmen ini.
FOTO: Pendaftaran Denza B5 yang ada di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (Tangkapan Layar)

