CEO PIDGE Sebut ION Bisa Jadi Jembatan Bagi Ekosistem Bisnis UMKM RI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — CEO PIDGE, Ratnesh Verma, memaparkan bagaimana Indonesia Open Network (ION) yang diinisiasi oleh Indonesia Economic Forum (IEF), akan membantu sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengakses peluang di dunia digital dengan membangun jaringan logistik yang lebih terhubung dan efisien.
Menurut Verma, ekosistem bisnis di Indonesia sangat terfragmentasi, dengan sebagian besar UMKM terletak di kota-kota kecil dan daerah terpencil. “Kami ingin membantu bisnis kecil dan besar, di kota kecil dan besar, untuk berpartisipasi dalam jaringan yang lebih luas,” kata dia saat menyampaikan pidato kunci pada gelaran ION 2026 di Mangkuluhur Artotel, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Ratnesh Verma menyarankan bahwa adopsi digital yang rendah di Indonesia perlu menjadi fokus utama.
Ia juga menyatakan bahwa meskipun banyak bisnis besar sudah terbiasa dengan teknologi, tantangan terbesar adalah mengajak bisnis kecil dan menengah untuk bergabung dalam ekosistem digital yang lebih terbuka. Dengan memberikan kemudahan integrasi dan adopsi yang cepat, ION diharapkan dapat memberikan akses yang lebih inklusif bagi semua jenis pelaku bisnis.
Verma menekankan bahwa keberhasilan ION akan ditentukan oleh sejauh mana seluruh pihak, terutama UMKM, dapat terlibat dalam ekosistem ini. Ia juga menjelaskan bahwa sistem yang disediakan oleh ION akan memungkinkan berbagai jenis bisnis, mulai dari yang besar hingga yang kecil, untuk berkolaborasi dalam sistem logistik yang lebih efisien dan terstruktur.
Baca Juga
Akses Informasi Pasar Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Bos Wismilak Yakin ION Mampu Beri Solusi
“Bagi bisnis besar, interoperabilitas berarti mengoptimalkan operasi, sementara bagi bisnis kecil, interoperabilitas berarti memastikan mereka mendapatkan lebih banyak bisnis dan lebih banyak peluang,” kata Verma.
Dengan menghadirkan solusi yang tepat, Verma percaya ION akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memperluas jangkauan pasar bagi MSME. Ia melanjutkan, banyak pengusaha kecil di Indonesia yang hanya terbiasa dengan metode tradisional dalam menjalankan bisnis mereka.
Oleh karena itu, Verma menyarankan agar ION menyediakan platform yang ramah pengguna dengan integrasi yang mudah sehingga para pelaku usaha kecil dapat merasakan manfaatnya tanpa merasa terbebani oleh kebutuhan teknologi yang rumit.
"Adopsi digital tidak harus sulit. Dengan ION, kami menciptakan solusi yang memudahkan proses transisi bisnis kecil ke dalam ekosistem digital, yang dapat membantu mereka memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis mereka," lanjut Verma.

