Bagikan

Pos Indonesia Buka Layanan Kargo Internasional, Permudah Kiriman Pekerja Migran Indonesia, Haji, dan Umrah

Poin Penting

PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan layanan khusus kargo internasional untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta jamaah Haji dan Umrah.
Saat ini, volume kiriman PMI dari Arab Saudi mencapai 80–100 ton per bulan.
Peluncuran layanan mendapat dukungan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk KP2MI, Kementerian Haji dan Umrah, Kemenlu, BPKH, dan Bea Cukai.

JAKARTA, investortrust.id — PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan layanan Kargo Internasional Pekerja Migran Indonesia (PMI), Haji, dan Umrah.

Layanan ini ditujukan untuk memudahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta jamaah haji dan umrah dalam mengirimkan barang dari luar negeri ke Indonesia dengan relaksasi bea masuk untuk haji dan PMI, ongkir terjangkau, tracking kiriman secara real time, dan pengiriman lebih cepat melalui kargo udara.

Saat ini, volume kiriman PMI dari Arab Saudi tercatat mencapai 80–100 ton per bulan. Kehadiran layanan kargo internasional ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan logistik PMI yang memerlukan solusi pengiriman yang efisien, aman, dan memiliki kepastian proses.

Baca Juga

Pos Indonesia dan SiCepat Ekspres Melepas Kiriman Perdana Layanan Logistik Terintegrasi

Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti,menyampaikan bahwa layanan ini merupakan perluasan dari Kargo Haji yang sebelumnya telah mendapatkan kemudahan regulasi dari pemerintah.

“Melalui Kargo PMI, Haji, dan Umrah, Pos Indonesia ingin memastikan pengiriman barang masyarakat Indonesia dari luar negeri menjadi lebih mudah, cepat, dan memiliki kepastian proses. Didukung jaringan Pos Indonesia yang menjangkau hingga ke penjuru negeri, layanan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi PMI dan jamaah,” ujar Prasabri dalam siaran pers, Jumat (16/1/2026).

Peluncuran layanan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Haji dan Umrah,Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dan pemangku kepentingan terhadap kemudahan layanan logistik bagi PMI serta jamaah Haji dan Umrah.

Layanan Kargo PMI, Haji, dan Umrah dirancang dengan mengedepankan kepatuhanterhadap ketentuan kepabeanan, keamanan kiriman, serta integrasi proses layanan, mulai dari penerimaan barang di luar negeri, pengiriman melalui kargo udara, hingga distribusi ke alamat penerima di Indonesia.

Baca Juga

PT Pos Indonesia Siap Salurkan BLT Kesra ke 17-18 Juta Keluarga, Menkomdigi Pastikan Tepat Sasaran

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai pintu masuk utama pengiriman kargo internasional. Sekaligus memperluas kontribusi perusahaan dalam mendukung kebutuhan logistik masyarakat Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari transformasi menuju pemain logistik nasional dan internasional.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024