Astra Kuasai 51% Pangsa Pasar Mobil Nasional, Penjualan 2025 Tembus 409 Ribu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Astra International Tbk (ASII) menutup tahun 2025 dengan kinerja solid di tengah pemulihan pasar otomotif nasional. Sepanjang 2025, perusahaan membukukan penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesales) sebanyak 409.379 unit dan menguasai pangsa pasar 51% dari total penjualan nasional.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional sepanjang 2025 mencapai 803.691 unit. Kinerja pasar menguat signifikan pada Desember 2025 dengan penjualan mencapai 94.102 unit, melonjak 27% dibandingkan bulan sebelumnya.
Sejalan dengan tren tersebut, penjualan mobil Astra pada Desember 2025 tercatat 40.952 unit atau tumbuh 14% secara bulanan (mtm). Capaian ini menjadi kontribusi penting terhadap lonjakan penjualan nasional di akhir tahun sekaligus menegaskan posisi Astra sebagai pemimpin pasar otomotif domestik.
Baca Juga
Penjualan Mobil Nasional Tembus 710 Ribu Unit per November, Astra Kuasai 52% Pasar
Penguatan penjualan pada Desember menjadikan bulan terakhir 2025 sebagai periode dengan volume tertinggi sepanjang tahun. Momentum akhir tahun, strategi promosi, serta membaiknya sentimen konsumen turut mendorong peningkatan permintaan kendaraan, baik di segmen penumpang maupun niaga.
Data Gaikindo menunjukkan, penjualan mobil Astra pada 2024 berjumlah 482.964 unit dari total penjualan mobil nasional sebanyak 865.362 unit. Alhasil, penguasaan pangsa pasar Astra pada 2024 mencapai 56%.
Khusus mobil low cost green car (LCGC) atau mobil dengan biaya terjangkau, hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan, pangsa pasar Astra pada 2025 naik menjadi 75% dibanding tahun sebelumnya 74%, meski volume penjualannya turun.
Pada 2025, Astra membukukan penjualan mobil LCGC sebanyak 92.472 unit dari total penjualan mobil LCGC secara nasional sebanyak 122.668 unit. Sedangkan pada 2024, Astra mencatatkan penjualan mobil LCGC sebanyak 131.328 unit dibanding penjualan mobil LCGC nasional sebanyak 176.766 unit.
Dengan demikian, penjualan mobil keseluruhan Astra pada 2025 turun 15,2% dibanding tahun sebelumnya, sedangkan penjualan mobil LCGC Astra menyusut 29,6%. Adapun penjualan mobil keseluruhan nasional turun 7,1%, sedangkan penjualan mobil LCGC nasional terpangkas 30,6%.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan konsumen yang terus terjaga sepanjang 2025. Capaian tersebut mencerminkan kemampuan Astra beradaptasi dengan dinamika pasar otomotif nasional.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan konsumen kepada Astra. Di tengah dinamika industri otomotif nasional, Astra senantiasa berupaya menjaga kinerja dengan menghadirkan beragam pilihan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Windy dalam keterangan resmi, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga
Di Ajang Astra Auto Fest 2025, Astra Bidik 4.000 Jumlah Transaksi
Windy Riswantyo menegaskan, sebagai bagian dari industri otomotif nasional, Astra akan terus berkomitmen mendukung pertumbuhan pasar secara berkelanjutan, termasuk melalui inovasi produk dan penguatan jaringan layanan.
Dia menjelaskan, secara struktural, portofolio merek Astra seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks tetap menjadi penopang utama kinerja penjualan. Diversifikasi produk di berbagai segmen harga memungkinkan perusahaan menjaga stabilitas volume di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

