Ketua MPR: Tugas Kadin Pertebal Dompet Anggotanya
JAKARTA, investortrust.id -- Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut tugas utama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) adalah mempertebal dompet anggotanya. Pernyataan tersebut disampaikan Muzani dalam sambutannya di acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2025 di Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Mulanya, Muzani menyinggung peran Ketua Umum Kadin Anindya Novyan Bakrie, dalam konteks Pasal 27 dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar.
Baca Juga
Ketua Kadin Anindya Soroti Rendahnya Serapan Tenaga Kerja Generasi Muda
"Maka tugas Kadin, tugas Mas Anin (Anindya Bakrie) sebagai ketua umum Kadin, satu saja. Apa? Mempertebal dompet anggota Kadin," kata Muzani.
Muzani kemudian menggarisbawahi pentingnya kesejahteraan finansial bagi para pengusaha. Ia menjelaskan dompet yang tebal akan memungkinkan anggota Kadin melunasi utang bank dan memikirkan ekspansi usaha yang akan berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja.
"Anggota Kadin ini kalau dompetnya tebal bisa bayar utang ke bank. Dan yang dipikirkan oleh anggota Kadin hanya satu, dompetnya tebal bisa bayar utang di bank. Maka dia berpikir membuka lapangan usaha yang usaha itu menyerap tenaga kerja," ujarnya.
Baca Juga
Dalam sambutannya, Muzani juga menyoroti tantangan yang dihadapi pengusaha di tengah persaingan ketat dan ketidakpastian ekonomi global, yaitu pragmatisme. Menurutnya, pragmatisme itulah kadang membuat pengusaha tidak sabar, ingin cepat mendapatkan hasil, bahkan hingga melampaui aturan main atau merusak lingkungan.
Ia lantas menekankan peran Kadin untuk membimbing anggotanya agar bersabar dan menjalankan usaha dengan proses yang benar. Menurutnya pragmatisme itulah yang membuat pengusaha tidak sabaran, dan ingin mendapatkan hasil cepat.
"Inilah yang harus dilakukan oleh Kadin, bagaimana menyabarkan diri bahwa menjadi kaya harus melalui sebuah cara, proses yang benar dan sabar," tuturnya.

