Danantara: Perusahaan Rusia Siap Investasi Farmasi hingga Pembangunan Kapal Listrik di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id –CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengungkap perusahaan raksasa asal Rusia, Sistema Group, berencana investasi di Indonesia. Keinginan investasi tersebut disampaikan langsung Duta Besar Rusia dan CEO Sistema Group saat bertemua mendampingi Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/11/2025).
Rosan menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya di St. Petersburg pada Juni atau Juli lalu. Sejak itu, beberapa agenda kerja sama terus dilakukan follow up secara intensif.
Baca Juga
Prabowo Terima Konglomerat Rusia di Istana, Bahas Kerja Sama Farmasi hingga Kapal Listrik
Sektor kesehatan menjadi fokus utama investasi Sistema Group. Perusahaan Rusia tersebut saat ini mengelola sekitar 160 rumah sakit dan dikenal sebagai salah satu pemain terbesar di industri obat di negara asalnya. Rosan menegaskan bahwa potensi kolaborasi dengan Biofarma dan Kimia Farma sudah mulai dibahas dalam pertemuan di Bandung.
Ia berharap kerja sama produksi obat-obatan ini dapat mendukung ketersediaan obat murah dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Rosan menyebut harga obat di Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan negara lain sehingga kolaborasi ini diharapkan dapat menekan harga tersebut.
Baca Juga
Inalum Kejar Kapasitas Produksi 900.000 Ton Aluminium pada 2029
Selain sektor kesehatan, Sistema Group tertarik berinvestasi di industri kapal listrik. Perusahaan tersebut dikenal sebagai salah satu galangan kapal terbesar di Rusia dan kini menjajaki pembangunan kapal listrik penumpang berkapasitas 100–200 orang untuk jalur antarpulau. Rencananya, fasilitas manufaktur kapal listrik ini juga akan dibangun di Indonesia.
Meski begitu, Rosan belum mengungkap besaran nilai investasi yang akan direalisasikan. Namun ia memastikan proses perizinan, termasuk di BPOM dan lembaga terkait lainnya, sudah mulai berjalan.

