Kerja Sama dengan Buzz ARVR, BPKH Beri Kemudahan Layanan Haji Berbasis AI
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjalin kerja sama strategis dengan Buzz ARVR Pte. Ltd., perusahaan teknologi imersif yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan artificial intelligence (AI).
Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah BPKH dalam memperkuat transformasi digital ekosistem haji Indonesia, dengan menghadirkan inovasi layanan yang adaptif terhadap kebutuhan jemaah di era digital.
Baca Juga
BPKH Hormati Proses Hukum KPK, Tegaskan Transparansi dan Pastikan Dana Haji Aman
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Superdome, Jeddah pada kegiatan Hajj Expo, Senin (10/11/2025). Penandatanganan kerja sama dihadiri Direktur Utama Buzz ARVR Beh Ee Ling, Dewan Pengawas BPKH Heru Muara Sidik serta dua anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander dan Indra Gunawan.
“BPKH berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jemaah haji dan umrah. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengalaman beribadah yang lebih tenang dan terarah melalui teknologi digital yang aman dan bermanfaat,” ujar Harry Alexander dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/11/2025).
Heru Muara Sidik menambahkan layanan keuangan dan peribadahan haji dapat menjadi lebih efisien, optimal, dan ramah bagi seluruh jemaah dengan pemanfaatan teknologi yang tepat guna.
Sementara itu, Beh Ee Ling menyambut baik dan antusias akan kerja sama tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai peluang untuk menghadirkan teknologi imersif yang memiliki nilai sosial dan spiritual tinggi.
“Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan BPKH dalam menghadirkan inovasi digital yang berdampak langsung bagi jemaah. Teknologi ARVR dan AI kami akan berperan layaknya asisten virtual yang menemani jemaah selama menjalankan ibadah, membantu mereka menavigasi lokasi, memahami ritual, dan mengakses informasi penting dengan mudah,” paparnya.
Bagi BPKH, kerja sama ini menghadirkan peluang besar untuk menyediakan layanan digital yang membantu jemaah haji dan umrah ketika berada di Tanah Suci, sekaligus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola ekosistem haji.
Melalui kolaborasi ini, BPKH berupaya menghadirkan inovasi layanan yang mendukung visi lembaga untuk menjadi pengelola dana haji yang terpercaya dan modern.
Baca Juga
BPIH 2026 Turun Rp 2 Juta, BPKH Siap Gelontorkan Nilai Manfaat Dana Haji
Layanan tersebut memungkinkan jemaah memperoleh panduan digital terkait lokasi, tips perjalanan, serta tata cara pelaksanaan ibadah secara interaktif, sehingga memberikan pengalaman beribadah yang lebih terarah, aman, dan informatif.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan ekosistem layanan haji digital yang lebih luas, terintegrasi, dan berkelanjutan. sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem keuangan syariah global melalui inovasi layanan haji yang berorientasi pada kemaslahatan Jemaah.

