Mentan Amran Bakal Panggil Pengusaha Imbas Harga Ayam dan Telur Meroket
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman akan memanggil para pengusaha ayam dan telur. Pemanggilan ini merupakan salah satu langkah untuk menekan harga ayam dan telur yang sedang mengalami kenaikan beberapa waktu belakangan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 240 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga telur, dan sebanyak 188 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga daging ayam.
Dari data tersebut diketahui harga telur ayam telah mengalami kenaikan 0,33% dibandingkan Oktober 2025 dengan rata-rata nasional Rp 31.546/kg. Angka tersebut di atas harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 30.000/kg.
Sementara itu, untuk harga daging ayam telah turun menjadi Rp 36.076/kg atau 1,46% dibandingkan Oktober 2025 sebesar Rp 36.645/kg. BPS juga mencatat harga ayam ada yang menembus Rp 200.000/kg di Kabupaten Nduga.
"Nanti kami panggil kami panggil perusahaan-perusahaan besarnya," ucap Amran saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025)
Selain itu, Mentan Amran mengatakan langkah atau solusi jangka pendek lainnya, apalagi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang natal dan tahun baru atau Nataru, Kementan akan mempercepat peningkatan produksi untuk menambah pasokan.
"Kita tingkatkan produksi, DOC (day old chick)-nya kita tambah, grandparent stock-nya kita tambah, semua kita tambah," terang Amran.
Untuk solusi jangka panjang, Mentan Amran mengungkapkan, pemerintah perlu membangun ekosistem peternakan untuk telur dan daging secara terintegrasi. Menurutnya, langkah ini juga perlu diambil untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintah.
"Solusi permanennya adalah kita akan bangun ekosistem untuk telur dan ayam Kita membangun secara terintegrasi ekosistemnya untuk memenuhi MBG," paparnya.

