Wamenkomdigi Ajak Industri Telekomunikasi Adaptasi di Era AI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mendorong pelaku industri telekomunikasi untuk segera beradaptasi dan memanfaatkan potensi kecerdasan artifisial (AI) dalam pengembangan bisnis. Menurutnya, transformasi ke arah pemanfaatan AI menjadi fondasi baru bagi daya saing sektor telekomunikasi.
“Untuk bertahan dan berkembang di era AI, industri telekomunikasi harus melakukan transformasi fundamental, berubah menjadi AI TechCo yang berarti menjadikan AI sebagai kompetensi inti, bukan sekadar alat pendukung,” ujar Nezar dalam keterangan resmi, Minggu (9/11/2025).
Baca Juga
Wamenkomdigi Tegaskan Penguasaan AI Jadi Kunci Hadapi Bonus Demografi 2035
Nezar menjelaskan, percepatan inovasi AI perlu diikuti dengan regulasi yang seimbang antara kemajuan teknologi dan perlindungan hak masyarakat. Pemerintah saat ini tengah merampungkan Peta Jalan AI Nasional serta Peraturan Presiden tentang Etika AI. “Dengan regulatory framework ini, diharapkan ekosistem inovasi dapat tumbuh secara etis, aman, dan tetap melindungi kepentingan publik,” katanya.
Ia menuturkan, penggunaan AI di industri telekomunikasi membuka peluang efisiensi operasional hingga pengembangan layanan berbasis data. Namun, implementasinya harus memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keamanan.
Baca Juga
Wamenkomdigi Sebut Keamanan Siber Jadi Syarat Mutlak Transformasi Digital
Selain regulasi, pemerintah juga memperkuat ekosistem talenta digital melalui Garuda Spark Innovation Hub dan AI Talent Factory untuk mencetak SDM AI yang kompeten dan berdaya saing. “Tujuannya, setiap inovasi AI didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kemampuan kuat dan relevan dengan kebutuhan industri,” tambah Nezar.
Wamenkomdigi Nezar Patria dorong industri telekomunikasi bertransformasi menuju AI TechCo, didukung peta jalan dan penguatan talenta digital nasional.

