Luncurkan ‘Indonesia Global Halal Fashion’, BPJPH Pasang Target Ini
JAKARTA, investortrust.id - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama bersama para pelaku industri tekstil dan desainer meluncurkan Indonesia Global Halal Fashion (IGHF).
Menurut Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, IGHF diluncurkan untuk mendorong pengembangan mode (fesyen) muslim sebagai salah satu langkah strategis guna menjadikan Indonesia sebagai kiblat fesyen dunia.
"Halal fashion yang dimulai dari produk tekstil atau kain bersertifikat halal ini diharapkan membawa Indonesia sebagai kiblat fesyen dunia," ujar Aqil Irham dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (30/4/2024).
Baca Juga
Riset: Warga Non-Muslim AS Suka Makanan Halal, Bisa Habiskan US$ 20 Miliar
Aqil mengungkapkan, IGHF yang diluncurkan pada perhelatan Indonesia Fashion Week di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Kamis (28/3/2024), diharapkanmenjadi salah satu penguat rantai pasok ekosistem halal (halal value chain) nasional.
Tekstil atau kain halal, kata Aqil Irham, dibutuhkan sebagai bahan baku fesyen yang dihasilkan oleh para perancang Indonesia.
“Produk fesyen halal karya tangan-tangan anak bangsa ini ditargetkan mampu menembus pasar ekspor yang menjadi kunci untuk mengokohkan eksistensi fesyen muslim Indonesia di kancah internasional,” papar dia, seperti dikutip Antara.
Potensi tersebut, menurut Aqil, harus digarap serius. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-3 The Global Islamic Economy Indicator (GIEI) dalam SGIE Report yang dirilis Dinarstandard pada 2023.
“Agar Indonesia menjadi nomor satu, pengembangan produk fesyen halal harus diikuti upaya menggencarkan promosi produk fesyen muslim Indonesia di pasar global,” tegas dia.
Baca Juga
Sektor Unggulan Halal Value Chain Topang 23% Ekonomi Nasional
Aqil menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah mengikutsertakan fesyen muslim dalam negeri berpartisipasi aktif dalam berbagai ajang fesyen ternama, seperti New York Fashion Week, Paris Fashion Week, London Fashion Week, Dubai Fashion Week, Turkiye Fashion Week, dan Jakarta Muslim Fashion Week.
Aqil menambahkan, BPJPH bakal menggandeng KainHalal dalam waktu dekat untuk memulai roadshow di lima negara.
"Tujuannya untuk sosialisasi kewajiban sertifikasi halal bagi barang gunaan yang akan dimulai pada 2026. Juga untuk mempromosikan produk fesyen halal kita ke pasar global," tandas dia.

