Bagikan

Eks Wamenlu soal Family Office: Semua Inisiatif Pendongkrak Investasi Kita Dukung

Poin Penting

Pahala Mansury dukung pembentukan family office untuk dorong investasi.
Family office beri insentif pajak dan kelonggaran investasi di Indonesia.
Luhut: skema ini tak pakai APBN, tarik minat investor kaya.

JAKARTA, investortrust.id - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Pahala Mansury, merespons soal wacana pembentukan family office oleh pemerintah Indonesia. Menurutnya, seluruh inisiatif pemerintah yang dapat mendongkrak penyerapan investasi di Indonesia sudah sepatutnya untuk didukung penuh.

"Semua inisiatif yang diharapkan akan bisa meningkatkan investasi di Indonesia, saya rasa adalah satu hal yang kita akan dorong dan juga dukung," katanya saat ditemui pada sela-sela agenda South Africa-Indonesia Business Forum 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Menurut Pahala, sepengetahuan dia family office ditujukan agar pemerintah dapat memberikan insentif maupun kelonggarakan investasi kepada calon investor yang akan menanamkan modalnya ke Tanah Air.

"Jadi sepanjang bahwa ini memang betul-betul akan bisa meningkatkan investasi ke Indonesia, saya rasa merupakan inisiatif yang sangat baik," sambungnya.

Ketika ditanyai perihal rencana pembentukan family office dari kacamatanya sebagai pengusaha sekaligus pengurus harian Kamar Dagang dan Industri (Kadin), ia enggan berkomentar lebih jauh. Diketahui Pahala saat ini tengah menduduki peran sebagai wakil ketua umum Bidang Perdagangan dan Perjanjian Luar Negeri Kadin Indonesia.

Baca Juga

Luhut: 'Family Office' Bukan Urusan APBN, Tujuannya Tarik Dana ke RI

"Kebetulan kalau dari bidang saya karena kawasan bidang perdagangan dan juga perjanjian internasional, kita nggak secara khusus bicara mengenai hal tersebut (family office)," tuturnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan mendukung pengembangan family office tanpa penggunaan dana APBN. Pengembangan family office berhubungan dengan kepercayaan orang-orang kaya terhadap Indonesia.

Family office itu enggak ada urusannya dengan APBN. Enggak ada urusannya. Itu urusannya supaya orang-orang kita atau asing itu menaruh duitnya di Indonesia,” kata Luhut, saat menjadi pembicara di Metro TV News, "1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran", di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Luhut menerangkan family office akan memberikan fasilitas pajak hingga 0l% pada tahun pertamanya. Orang kaya yang meletakkan uangnya di family office akan dikenai pajak setelah uangnya masuk ke beberapa proyek di Indonesia.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024