Perang Dagang AS-China Memanas, Mendag Klaim Kinerja Ekspor RI Tetap Moncer
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengklaim kinerja ekspor Indonesia masih memperlihatkan tren yang baik, meskipun terjadi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang makin memanas beberapa waktu belakangan ini.
Jika melihat data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari-Agustus 2025, nilai ekspor non-migas ke China tercatat US$ 40,44 miliar atau naik sebesar 8,68% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, ekspor nonmigas ke AS adalah sebesar US% 20,60 miliar dan ke India US$ 12,59 miliar.
Dalam periode yang sama tersebut, terdapat sebanyak tiga negara yang menjadi penyumbang surplus neraca perdagangan terbesar secara kumulatif, yakni Amerika Serikat US$ 12,20 miliar, US$ India 9,43 miliar, dan Filipina US$ 5,85 miliar.
"Ya sementara ini kalau kita lihat dari angka-angka nggak ada masalah kan, ekspor kita malah terus orang surplus tertinggi kita malah ke Amerika. Ekspor kita ke China juga naik," ucap Mendag Budi saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025).
Maka dari itu, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag ini menyebutkan, perdagangan Indonesia khususnya ekspor tidak terganggu dengan kondisi perdagangan yang tengah memanas antara AS dengan China.
"Mudah-mudahan sih enggak ada masalah. Nah ini kita lihat, antusiasme buyer (di TEI 2025) datang pun semakin banyak," imbuh Mendag Budi.
Diketahui sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan “kenaikan besar-besaran” tarif terhadap impor China sebagai balasan atas kontrol baru yang diberlakukan China terhadap ekspor mineral logam tanah jarang dari negara tersebut.
“Baru saja diketahui bahwa China telah mengambil posisi yang sangat agresif dalam Perdagangan dengan mengirimkan surat yang sangat bermusuhan ke seluruh Dunia, menyatakan bahwa mulai 1 November 2025, mereka akan memberlakukan kontrol ekspor berskala besar pada hampir setiap produk yang mereka buat, dan bahkan beberapa yang tidak mereka buat,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social belum lama ini.

