Presiden FIABCI Asia Pasifik Dorong Real Estat Berkelanjutan dan Visi Ekonomi Biru
JAKARTA, Investortrust.id -- Presiden Federasi Real Estat Internasional (FIABCI) untuk kawasan Asia Pasifik Rusmin Lawin menghadiri peringatan Hari UN-Habitat di Honolulu, Hawaii, Senin (6/10/2025) lalu. Dalam pidatonya, Rusmin menekankan real estat berkelanjutan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan ekonomi hijau dan ekonomi biru di Asia dan Pasifik.
"Komitmen bersama kita terhadap keberlanjutan harus mencerminkan keragaman, menyeimbangkan inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan tanggung jawab lingkungan," kata Lawin dalam keterangannya dikutip, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan tersebut digelar untuk merayakan kemitraan delapan tahun antara FIABCI-USA, Pemerintah Negara Bagian Hawaii, dan LSM lokal untuk memajukan pembangunan perkotaan yang bertanggung jawab. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Hawaii, Letnan Sylvia Luke, dan anggota Dewan Negara Bagian, Matt Weyer.
Lawin mengungkapkan, di bawah kepemimpinannya, FIABCI Asia Pasifik terus memajukan inisiatif yang sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi baru. Untuk Ekonomi Hijau, FIABCI fokus pada advokasi kebijakan untuk standar bangunan hijau, menanamkan prinsip-prinsip lingkungan ke dalam kebijakan real estat, berbagi praktik terbaik mengenai konstruksi ramah lingkungan dan desain efisien karbon, serta mendukung sistem sertifikasi hijau global.
Untuk Ekonomi Biru, federasi mendorong model pengembangan pesisir yang bertanggung jawab, menekankan pada pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, mempromosikan ekowisata, dan memperjuangkan inovasi untuk adaptasi lingkungan.
"Keberlanjutan bukanlah konsep, itu adalah komitmen," ungkapnya.
Lawin menyimpulkan komitmen tersebut, mendefinisikan kembali tujuan real estat dari pembangunan berbasis keuntungan menjadi transformasi berbasis tujuan yang melayani masyarakat dan planet.
"Melalui ekonomi hijau dan biru, kita mendefinisikan kembali tujuan real estat dari pembangunan berbasis keuntungan menjadi transformasi berbasis tujuan," ujar anggota Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tersebut.
FIABCI dengan jaringan di lebih dari 60 negara, menggunakan kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk mengadvokasi praktik real estat yang bertanggung jawab secara global.

