Mantap! 47.600 Kilometer Jalan Nasional Dukung Perjalanan Mudik Lebaran 2024
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan, saat ini jalan nasional di Indonesia sudah mencapai 47.600 kilometer (km) dengan kemantapan 94,2%. Ruas jalan ini dapat melayani para pengguna jalan tol yang ingin mudik ke kampung halaman saat Lebaran 2024/1445 Hijriah.
Hal itu disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat Rapat Kerja (Raker) Persiapan Mudik Lebaran 2024 bersama Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2024).
''Kemudian, total panjang jalan tol adalah 3.020 km, semuanya itu terdiri dari jalan tol operasional sepanjang 2.835 km (73 ruas) baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi. Tahun ini insya Allah akan ada jalan tol yang dapat dilalui secara fungsional pada H-7 (4 April 2024) sampai dengan H+7 (16 April 2024),'' ujar Menteri Basuki, Selasa (2/4/2024).
Menteri Basuki juga menyampaikan, khusus di Pulau Jawa, tol operasional sepanjang 1.783 km.
Baca Juga
Cegah Penumpukan Kendaraan, Ini Strategi Korlantas Antisipasi Mudik
''Adapun penambahan jalan tol pada tahun 2023 ini ada di Pulau Jawa ini adalah Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3A dan 3B, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 2A, 2 ujung Jakasampurna-Marga Jaya, Cimanggis-Cibitung, Serpong-Cinere dan Cibitung-Cilincing,'' kata Menteri Basuki.
Untuk tambahan jalan tol tahun 2023, lanjut Menteri Basuki, Tol Pasuruan-Probolinggo untuk Seksi Probolinggo Timur sampai Gending, Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 Cigombong-Cibadak, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Tol Semarang-Demak Seksi 2 Sayung-Demak.
''Kemudian, untuk jalan yang fungsional pada mudik Lebaran tahun 2024 tadi sepanjang 50,45 km ada di Jawa, yaitu Tol Cikampek II Selatan ruas Kutanegara-Sadang, Tol Solo-Yogyakarta segmen Colomadu-Klaten sepanjang 22,3 km, kemudian Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2B Cikeas-Cibitung sepanjang 19,65 km, ini sudah jadi sebetulnya tinggal menunggu peresmian saja,'' jelas Menteri Basuki.
Untuk Trans Sumatera, Menteri Basuki menerangkan, jalan nasional di Pulau Sumatera sudah mencapai 13.417 km dengan kemantapan 95,15%.
Baca Juga
Command Center KM 188 Tol Cipali Kendalikan Arus Lalin di Jawa Barat
''Lalu, jalan tol di Pulau Sumatera sepanjang 884 km dgn 38 tempat istirahat dan pelayanan. Penambahannya pada tahun 2023 sampai dengan Januari 2024 Tol Sigli-Banda Aceh (12,7 km), Tol Binjai-Langsa (26,6 km), Tol Simpang-Indralaya-Muara Enim (63,5 km), Tol Indrapura-Kisaran (15,2 km), Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (26,3 km),'' ujar Menteri Basuki.
Sementara itu, potensi jalan tol fungsional untuk mudik di Pulau Sumatera sepanjang 134 km, yakni Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 2 Kuala Tanjung-Indrapura dan Seksi 3-4 Tebing Tinggi-Sinaksak (56,62 km), Tol Bangkinang-Koto Kampar (24,7 km), Tol Indrapura-Kisaran Seksi 2 Limapuluh-Kisaran (32,15 km), dan Tol Kayuagung-Palembang-Betung sebagian Seksi 3 Musi Landas-Desa Sukamulya (21,2 km).
Dari sisi luar Pulau Jawa-Sumatera, Menteri Basuki melanjutkan, ruas jalan nasional di Pulau Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
''(Tol) Bali masih tetap sepanjang 10 km, jalan nasionalnya ini yang cukup baik atau baik sekali 589,6 km dengan kondisi mantap 99,55%,'' tambah Menteri Basuki.
Baca Juga
Di Kalimantan, ruas jalan nasional yang siap digunakan sepanjang 8.000 km dengan kemantapan 92,27%. ''Kalau jalan tolnya masih tetap Jalan Tol Balikpapan-Samarinda,'' tandas Menteri Basuki.
Pulau Sulawesi, kata Menteri Basuki, ruas jalan nasional yang siap digunakan sepanjang 8.794 km dengan kemantapan 95,82%.
''Di Sulawesi jalan tol yang operasional sepanjang 62 km, terdiri dari Tol Ujung Pandang Seksi 1-3 sepanjang 10 km, Tol Makassar Seksi IV sepanjang 14,8 km dan Tol Manado-Bitung sepanjang 39,8 km, serta akses Tol Makassar-New Port,'' pungkas Menteri Basuki.

