Pemerintah Kebut Normalisasi Waduk Muara Nusa Dua Cegah Banjir Bali
Poin Penting
|
BADUNG, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan normalisasi Waduk Muara Nusa Dua di Sungai Badung, Provinsi Bali, sebagai upaya mitigasi bencana banjir.
Dody mengatakan, banjir yang melanda Bali pada Rabu (10/9/2025) disebabkan curah hujan tinggi, air pasang, sedimentasi di Waduk Muara Nusa Dua, serta penumpukan sampah dalam jumlah besar di sungai.
“Waduk ini ketinggian airnya sudah sangat tinggi yang menunjukkan sedimentasi juga sudah sangat tinggi, jadi harus segera dikeruk,” kata Dody dalam keterangan resmi, dikutip Senin (22/9/2025).
Menurut dia, pihaknya bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali akan berdiskusi dengan pemerintah daerah (pemda) terkait lokasi pembuangan sedimen hasil pengerukan.
“Kita harus diskusi dengan gubernur dan bupati setempat dahulu mau dibuang ke mana sedimennya agar tidak mengusik lingkungan. Proses pengerukan bisa sampai sekitar 1 tahun karena sedimennya bisa mencapai ratusan ribu kubik dan tidak mungkin kita buang semua ke TPA (tempat pembuangan akhir) Suwung,” jelas Dody.
Selain itu, Dody berharap pemda dapat mengambil langkah untuk mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan, khususnya ke daerah aliran sungai (DAS). Ia menambahkan, BWS Bali mampu menyaring sekitar 60 ton sampah per hari dari Waduk Muara Nusa Dua.
“Bisa dilihat di sini ada tumpukan sampah yang menjadi salah satu penyebab banjir kemarin, selain hujan lebat dan air pasang pada saat yang sama. Sampah ini masalah besar yang menghambat aliran sungai dan harus segera diatasi,” tutur Dody.
Menteri PU telah memastikan 14 dari 15 infrastruktur jalan yang terdampak bencana banjir di Provinsi Bali, Rabu (10/9/2025) lalu, sudah selesai diperbaiki dan berfungsi normal kembali.
"Dari 15 titik selama tanggap darurat kemarin hampir semuanya sudah kita selesaikan, kecuali Jembatan TLB Muntur di Gianyar masih ada proses sedikit. Mudah-mudahan dalam waktu 2 minggu selesai secara total," kata Dody saat meninjau Underpass Simpang Dewa Ruci di Badung.
Baca Juga
Kementerian PU Pastikan 14 Infrastruktur Jalan yang Terdampak Banjir Bali Sudah Normal Kembali
Sebanyak 15 infrastruktur jalan yang terdampak banjir tersebut adalah Underpass Simpang Dewa Ruci, Jalan Kargo Km 4+800 dan Km 5+100, Jembatan TLB Muntur, Jalan Mengwitani-Bts Kota Denpasar Km 11+550, Jalan A Yani (Tabanan) Km 16+825, Br Bunut Puhun-Bantas Km 30+300, Sidan-Bts Kota Klungkung Km 32+800, dan Bts Kota Negara-Pekutatan Km 78+400.
Kemudian Jalan Sudirman-Gajahmada (Negara) Km 90+980, Cekik-Bts Kota Negara Km 101+350, Pekutatan-Antosari Km 41+600, Kosamba-Angentelu Km 54+300, Kosamba-Angentelu Km 53+100, Jalan A Yani-Jalan Udayana (Negara) Km 96+800, dan Jalan Mengwitani-Bts Kota Tabanan (15+300).

