ART, Sopir, hingga OB Bisa Punya Rumah Subsidi, Pemerintah Siapkan 3.000 Kuota
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah memberikan kesempatan bagi asisten rumah tangga (ART), sopir, office boy, office girl, hingga baby sitter untuk memperoleh rumah subsidi. Tak hanya itu, sebanyak 3.000 kuota rumah subsidi juga disiapkan untuk segmen wong cilik tersebut.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, langkah ini merupakan upaya pemerataan agar kelompok pekerja berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah.
“Salah satunya dengan memberikan segmentasi kepada ART, sopir, office boy, office girl, baby sitter,” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, dalam prosesi serah terima kunci kepada MBR di Menteng, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyebutkan, kuota rumah subsidi skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang disiapkan bagi kelompok tersebut mencapai sekitar 2.000–3.000 unit. Kuota ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk satpam, baby sitter, dan kelompok pekerja informal lainnya.
"Mungkin bisa 2.000-3.000 (kuota), se-possible mungkin lah untuk ART, satpam, baby sitter, pokok MBR yang lower income kita fasilitasi," ujar Heru.
Salah satu penerima manfaat, Soimah, yang berprofesi sebagai baby sitter, mengaku bersyukur telah mendapatkan rumah subsidi. "Saya terharu sekali, sangat berterima kasih akhirnya saya punya rumah sendiri, punya tempat tinggal, tidak menumpang (tempat tinggal) lagi," katanya sambil terisak-isak.
Kementerian PKP bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) pada Jumat (29/8/2025) telah melakukan prosesi serah terima kunci kepada 10 ART, 4 satpam, 2 office boy, 1 office girl, 1 baby sitter, dan 3 sopir demi mewujudkan pemerataan program perumahan layak huni yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

