Zulhas Pastikan Penggilingan Padi Aman Beroperasi di Tengah Isu Oplosan Beras
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pemerintah akan menindak tegas pengusaha penggilingan padi yang melakukan kecurangan, baik skala besar maupun kecil. Penegasan ini disampaikan untuk meredakan keresahan pelaku usaha di tengah maraknya isu beras oplosan.
“Pemerintah akan menindak tegas yang benar-benar melanggar hukum, yang menipu,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga
Kemendag Ungkap Lambatnya Penyaluran SPHP Membuat Beras di Ritel Kosong
Menko Zulhas memastikan bahwa pengusaha penggilingan padi tidak perlu takut beroperasi selama mematuhi aturan. Ia menegaskan, pelaku usaha yang tidak melakukan kecurangan, seperti mengoplos beras atau mengurangi takaran akan dilindungi.
“Pelaku usaha yang bekerja sesuai aturan tentu akan dilindungi. Jadi enggak usah khawatir. Kalau yang benar bekerjanya pasti dilindungi. Tapi kalau terang-terangan menipu, janjinya A, jualannya C, itu jelas (pelanggaran),” tegasnya.
Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengungkapkan, 10 dari 23 penggilingan padi di Karawang, Jawa Barat, memilih berhenti beroperasi sejak isu beras oplosan mencuat.
Baca Juga
Para penggiling padi ragu memproduksi beras karena khawatir melanggar Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 23 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras.
Ombudsman RI mendorong pemerintah melakukan langkah mitigasi untuk menciptakan iklim perdagangan beras yang kondusif, menyalurkan stok beras Bulog, serta mengevaluasi penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras sesuai kondisi pasar.

