Transportasi Rel Makin 'Hits', Data KAI Januari-Juli 2025 Bikin Kaget
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan pertumbuhan penumpang pada seluruh layanan angkutan sepanjang Januari - Juli 2025 sebesar 9,04% mencapai 286,571 juta orang dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 262,811 juta orang.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, seluruh moda di bawah KAI Group mengalami peningkatan jumlah pengguna, mulai kereta jarak jauh dan lokal, commuter line, hingga layanan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek.
“Ini sinyal positif bahwa transportasi berbasis rel kian menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian, perjalanan bisnis, hingga wisata,” kata Anne dalam keterangannya, dikutip Senin (11/8/2025).
Baca Juga
4,9 Juta Penumpang Naik Kereta Api Saat Libur Sekolah, Kursi Terisi 126%
Dikatakan Anne, pertumbuhan volume penumpang tertinggi berada di moda LRT Jabodebek yang tembus di 15,772 juta pelanggan, naik 47,23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 10,,712 juta pelanggan. Sementara, layanan KAI wisata melalui kereta panoramic dan luxury meningkat sekitar 44,78% menjadi 127.094 pelanggan.
“Di Sulawesi, KA Makassar–Parepare melayani 181.898 pelanggan, naik 10,86% dari 164.079 pelanggan tahun lalu. LRT Sumsel di Palembang yang menghubungkan pusat kota dengan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II juga tercatat sebanyak 2,628 juta pelanggan atau tumbuh 9,53% dibandingkan periode tahun lalu sebanyak 2,399 juta pelanggan,” terang Anne.
Anne menambahkan, kereta jarak jauh dan kereta lokal yang dioperasikan KAI telah melayani 32,758 juta pelanggan atau naik 7,5% dibandingkan periode Januari – Juli 2024 sejumlah 30,459 juta pelanggan.
“KAI Commuter, yang mengelola Commuter Line Jabodetabek, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta, serta KA lokal di Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta, melayani 227,521 juta pelanggan, naik 7,02% dibandingkan periode Januari – Juli 2024 sebanyak 212,589 juta pelanggan,” papar Anne.
Baca Juga
AHY Beberkan Keunggulan Kereta Api, dari Tepat Waktu hingga Rendah Karbon
Anne turut menyampaikan, 3,516 juta pelanggan juga telah menggunakan layanan kereta cepat Whoosh yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Angka itu naik 7,01% dibandingkan periode Januari – Juli 2024 sebanyak 3,286 juta pelanggan.
“Transportasi berbasis rel tidak hanya menjadi solusi mobilitas yang aman dan nyaman, tetapi juga mendorong ekonomi daerah, mengurangi kemacetan, dan berkontribusi pada pengurangan emisi,” pungkas Anne.

