BRIN: Persiapan Pembangunan IKN Terburu-buru, Bikin Warga Lokal Kaget
JAKARTA, Investortrust.id - Peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Dini Suryani memaparkan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukannya, banyak hal terkait proses persiapan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dibuat sangat cepat sehingga terkesan terburu-buru. Kondisi ini disebutnya membuat masyarakat di sekitar wilayah pembangunan kaget dengan perubahan yang terjadi tiba-tiba.
Dini Suryani menyebutkan salah satu contohnya adalah dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang umumnya dibuat dalam waktu 1 tahun, sedangkan untuk proyek IKN ini selesai hanya dalam kurun waktu 3 bulan.
Selain itu berdasarkan penelitian, masyarakat adat di kawasan terkait juga banyak yang mengaku tidak dilibatkan sepenuhnya saat masa-masa awal IKN ditetapkan. Sehingga mereka bingung dengan sejumlah perubahan yang terjadi.
Baca Juga
Beberapa di antaranya mengaku awalnya senang melihat jalanan mereka diperbaiki, namun tidak sedikit yang kaget karena tiba-tiba patok batas tertanam di depan halaman rumah mereka.
"Ketika IKN hadir, jalan dibuka kemudian bagus, mereka senang karena ekonomi jadi lebih lancar. Tetapi ketika terkait rumah lain lagi karena ini konsultasi publiknya minim,” kata Dini Suryani dalam Diskusi Publik tentang IKN, di BRIN Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).
Dengan kondisi yang demikian, Dini menyampaikan bahwa masyarakat sekitar jadi memiliki perasaan yang campur aduk. Di satu sisi mereka merasa senang, tapi di sisi lain juga merasa insecure dengan nasib mereka ke depan.
“Jadi ketika KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan), titik nol dibangun tiba-tiba di depan rumah salah satu narsum kami sudah ada patok. Padahal itu rumah pribadi. Dia kaget karena merasa tidak pernah diberi tahu,” ujar Dini.

