Pastikan Kopdes Tak Pakai APBN, Zulhas: Kalau Sudah Untung Baru Dapat Pinjaman
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengungkapkan pembiayaan atau pemodalan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pria yang akrab disapa Zulhas ini menjelaskan, koperasi desa yang akan beroperasi akan difokuskan terhadap lini usahanya. Jika menghasilkan keuntungan, maka akan mendapatkan pinjaman modal dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
"Enggak ada APBN-nya, kan usaha dulu. Kalau sudah bagus, kelihatan, kita pikirkan (biayanya), ini kan cara yang benar ya, jalan bagus dan sebagainya," ucap Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Apabila sudah mendapatkan untung, maka menurut Menko Zulhas, koperasi desa akan mendapatkan pinjaman dari Himbara dengan modal yang dibutuhkan. Pinjaman tersebut pun akan disalurkan melalui kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga sebesar 6%.
Baca Juga
Pemerintah Tetapkan Bunga Pinjaman untuk Kopdes Merah Putih 6%
"Modalnya itu nanti dapat pinjaman dari himbara (berdasar) plafon. Bukan dibagi duitnya, (berdasar) plafon. Misalnya, koperasi mengambil pupuk. Ya kan perlu modal kan? Nah nanti pinjam. Pinjamnya Rp 1 miliar, bank lihat dong, eh pupuknya nilainya Rp 60 juta, kok minjam Rp 1 miliar? Ya dikasih Rp 60 juta," paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyebutkan regulasi penetapan besaran modal hingga bunga pinjaman hingga saat ini tengah digodok melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
"PMK sekarang sedang finalisasi di Kementerian Keuangan," imbuh Ferry.
Hingga kini terdapat sebanyak 103 mock up atau percontohan Koperasi Desa Merah Putih. Rencananya, peluncuran 80.000 kopdes ini akan dilakukan pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah oleh Presiden Prabowo Subianto.

