Bahlil Sebut PNBP Minerba 2025 Baru Capai 54% Imbas Harga Batu Bara Anjlok
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) hingga 30 Juni 2025 baru mencapai Rp 68,3 triliun atau 54% dari target yang dipatok sepanjang 2025 sebesar Rp 126,48 triliun.
Menurut Bahlil, minimnya setoran karena harga komoditas batu bara sedang mengalami penurunan.
Baca Juga
Bahlil Sebut Pengajuan RKAB Minerba Balik Jadi Setahun Sekali, Dimulai 2026
“Untuk 2025, kami harus menyampaikan bahwa harga komoditas khususnya batu bara ini turunnya agak jauh sekali, sekitar 25% sampai dengan 35% sampai dengan Juni. Ini memang karena pasar global lagi tidak menentu,” kata Bahlil dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR, di gedung parlemen, Jakarta, Senin (14/7/2025).
Dia memaparkan, hingga 30 Juni 2025, total realisasi PNBP dari Kementerian ESDM sebesar Rp 117,11 triliun. Angka tersebut baru sekitar 46% dari target setoran PNBP Kementerian ESDM tahun ini sebesar Rp 254,49 triliun.
“Jadi insyaallah target APBN bisa dicapai keseluruhan dari 2025, sekalipun berat karena harga komoditas pasang surut,” ucap mantan Menteri Investasi tersebut.
Baca Juga
Pertegas Pionir Teknologi Nonmigas, Elnusa Sukses Garap Proyek Seismik Tambang Batu Bara
Sebagai pembanding, pada 2024 setoran PNBP dari ESDM sebesar Rp 269,65 triliun. Angka tersebut lebih besar dari target yang ditetapkan, yaitu Rp 238,39 triliun.
Adapun perincian setoran PNBP pada 2024 adalah sektor minyak dan gas bumi (migas) sebesar Rp 110,91 triliun, minerba Rp 140,46 triliun, panas bumi Rp 2,84 triliun, dan lain-lainnya Rp 15,44 triliun.

