BPJPH Ungkap Minimnya Auditor Halal Berbahasa Inggris Hambat Impor 650.000 Ton Daging dari Australia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengaku kekurangan auditor halal berkemampuan bahasa Inggris yang baik sampai dengan saat ini. Auditor ini mengecek standar kehalalan produk pangan dari luar negeri untuk masuk ke Indonesia.
"Pembinaan literasi dan publikasi wajib halal sampai saat ini jumlah juru sembelih halal, jumlah auditor itu masih sangat minim, apalagi auditor yang berkemampuan bahasa Inggris yang baik," ujar Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR Senayan, Jakarta (14/7/2025).
Akibat hal tersebut, Haikal membeberkan sering mendapat komplain dari luar negeri karena auditor halal yang tidak kunjung datang. Menurut Haikal, auditor halal tersebut tengah menangani audit lain.
"Kami sering mendapat komplain dari luar negeri, kok enggak datang-datang auditornya. Ya karena auditor yang berkemampuan bahasa Inggris itu minim, sehingga sabar, tunggu, sabar, tunggu, begitu," ucap Haikal.
Lebih lanjut, Haikal menyebut, kurangnya auditor halal ini pun turut menghambat impor daging dari Australia. Padahal, saat ini kebutuhan daging di dalam negeri mencapai 650.000 ton per tahun.
"Di Australia yang baru saja kami kunjungi itu, ada yang menunggu sampai setahun, karena auditor halal belum tersedia, masih ada tugas lain, ini menghambat. Jadi menghambat 650.000 ton daging yang kita butuhkan dalam setahun sampai dengan saat ini baru tersedia 200.000-an ton enggak sampai 120.000 ton dari Australia itu sendiri," jelas Haikal.

