Mendag: Nampan Makanan Diimpor demi Kebutuhan MBG yang Sangat Besar
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan alasan pemerintah melakukan relaksasi impor food tray (nampan makanan). Hal itu dikarenakan untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi program prioritas saat ini.
Mendag Budi menjelaskan, kebutuhan akan food tray untuk program MBG tersebut sangat besar. Sehingga, pemerintah akhirnya memutuskan untuk merelaksasi impor produk itu.
“Karena kan untuk kebutuhan di dalam negeri, untuk mendukung program makan bergizi gratis, dan sebagainya kan banyak dibutuhkan,” ucap Mendag Budi saat ditemui usai menghadiri acara Kajian Tengah Tahun Indef 2025, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025).
Kendati demikian, ketika ditanya mengenai penggunaan produk dalam negeri untuk memasok kebutuhan food tray MBG, Mendag Budi mengklaim bahwa pemerintah juga akan menggunakannya karena kebutuhan yang diperlukan sangat banyak.
“Ya semua, semua bisa kita pakai, kebutuhannya kan banyak,” pungkas Mendag Budi.
Baca Juga
Pemerintah Resmi Longgarkan Impor 10 Komoditas, Ini Rinciannya
Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah secara resmi melakukan deregulasi pada aturan impor. Salah satu yang digodok pada kesepakatan itu adalah merelaksasi impor untuk 10 komoditas, di antaranya food tray.
Selain food tray, komoditas lainnya yang direlaksasi aturan impornya adalah produk kehutanan, pupuk bersubsidi, bahan baku plastik, sakarin siklamat, bahan bakar lainnya, bahan kimia tertentu, mutiara, alas kaki, dan sepeda roda dua.
Baca Juga
Mendag Budi Terbitkan 9 Permendag Baru soal Impor, Diatur per Klaster Komoditas

