Harga Emas Antam Melonjak Rp 33.000 dalam 2 Hari, Ini Pemicu Utamanya
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas Antam hari ini Rabu (2/7/2025) yang dipantau dari laman Logam Mulia mencapai Rp 1,913 juta atau naik Rp 17.000 dari Selasa (1/7/2025) Rp 1,896 juta per gram karena investor mencari aset safe haven setelah “RUU besar dan indah” Presiden AS Donald Trump disahkan di Senat, menjelang batas waktu tarif perdagangan pada 9 Juli.
Dalam 2 hari terakhir harga emas Antam melonjak signifikan Rp 33.000. Penguatan ini seiring dengan harga emas dunia yang kembali terbang.
Adapun rekor tertinggi harga emas Antam (ANTM) sepanjang masa (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,016 juta per gram yang dicetak pada 22 April 2025.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang naik lebih 1% pada Selasa (1/7/2026). Harga emas di pasar spot naik 1,1% menjadi US$ 3.337,42 per ons dan harga emas berjangka AS ditutup 1,3% lebih tinggi pada US$ 3.349,8.
Senat AS yang dikuasai Partai Republik memberikan suara pada Selasa untuk meloloskan Rancangan Undang-Undang Pemotongan Pajak dan Pengeluaran yang diminta Trump. UU ini akan memangkas beberapa program layanan sosial.
Baca Juga
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 1,896 Juta karena Sentimen Trump dan Pelemahan Dolar
Emas, yang dianggap sebagai tempat penyimpanan nilai, cenderung berkembang karena ketidakpastian politik dan ekonomi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa sejumlah negara dapat dikenakan tarif jauh lebih tinggi meskipun ada negosiasi dengan itikad baik menjelang tenggat 9 Juli. Jika lewati batas waktu, tarif dijadwalkan kembali dari tingkat sementara 10% ke posisi yang ditangguhkan Trump sebesar 11% hingga 50%.
Sementara Investor mencermati data ketenagakerjaan AS yang dirilis pada Rabu (2/7/2206) dan data penggajian Kamis (3/7/2026) untuk mengukur jalur kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Pasar saat ini memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga dengan total 50 basis poin tahun ini, dimulai September.
Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Baca Juga
Harga Emas Anjlok Setelah AS-China Umumkan Kesepakatan Dagang. Masih Ada Peluang Naik?

